Mencoba Sensasi Thai Massage Di Khaosan Road Bangkok

IMG_20150724_172742
Kawasan Backpacker Khaosan Road di Sore Hari

Gue terinspirasi pengalaman Trinity yang ditulis di bukunya The Naked Traveler untuk mencoba pijat ala Thai kalau lagi traveling ke Bangkok. Kebetulan gue ada kesempatan berlibur ke Bangkok dan meletakkan pijat ala Thai ini sebagai aktivitas wajib yang harus gue lakukan. Habis dari berkunjung ke Grand Palace, Wat Pho dan Wat Arun gue menuju Khaosan Road di sore hari untuk cuci mata ke kawasan backpacker ternama di kota Bangkok.

Khaosan Road ini susasananya mirip dengan daerah Kuta dan Legian di Bali, banyak bar, cafe, resto, street food, tempat tattoo, salon, tempat pijat, hostel, dan street shop. Kawasan ini sangat ramai didatangi orang dari berbagai bangsa entah untuk belanja, nongkrong di bar, buat tattoo atau mencari hostel di sekitar sini. Malam hari Khaosan Road ini lebih ramai dan meriah suasananya karena night street food membuka lapaknya, lampu jalan dan bar-bar menyala dan banyaknya bule-bule hilir mudik di jalan ini.
Gue mengeksplore Khaosan Road ini sekaligus sambil menyurvei calon tempat pijat (bukan calon jodoh) yang akan gue pakai jasanya, maklumlah gue kan princess jadi gak boleh sembarangan memilih tempat pijat yang tidak sesuai dengan image seorang princess yang glamor #dilempartomat. Di kawasan ini berjejer tempat pijat yang bisa kamu pilih sesuka hati dengan harga sama jadi mereka bersaing untuk memperebutkan pelanggan. Paket pijat andalan adalah foot massage atau pijat kaki karena memang lelah berjalan kaki selama berwisata di Bangkok.

Setelah keliling mencari tempat pijat yang pas dengan kriteria yaitu bukan tempat terbuka, tidak ada laki-laki yang pijat di sana, terapisnya semua perempuan dan tempatnya nyaman dan bagus (ampun deje nyari tempat pijet aja ribetnya…).

Alhamdulillah ya akhirnya gue berhasil menemukan tempat pijat tsb, duh tinggal cinta sejati yang belum berhasil gue temukan tapi harus optimis, seoptimis gue menemukan tempat pijat ini. Karena gue percaya kata-kata motivasi man jadda wa jodoh siapa yang bersungguh-sungguh bakal dapat jodoh (hahaha, mulai ngelantur…)

thumb79126
Street Food dan Street Shop di Khaosan Road
thumb79129
7 Hal Musti Dilakukan Di Khaosan Road
IMG_20150724_172915
Penjual Sayur Pake Gerobak

Gue lupa nama tempat pijat ini, yang gue ingat gedungnya terdiri dari 2 lantai yang interior dan eksteriornya di dominasi warna hijau seperti cat tembok, kursi dan perabotan. Bangunannya bagus tidak seperti tempat pijat lainnya (seperti foto di bawah) yang ala kadarnya. Semua karyawannya cewek memakai seragam warna hijau dan masih muda-muda.

Gue masuk melepas sepatu di teras lalu menuju resepsionis, gue diberi semacam buku menu macam-macam pijatan dan harganya. Setelah menimbang-nimbang paket pijat apa yang paling murah dan sesuai dengan apa yang gue butuhkan akhirnya gue memutuskan untuk memilih paket pijat back and shoulder selama 30 menit dengan biaya 100 Bath atau 40 ribu saja.

IMG_20150724_165929
Tampilan Luar Tempat Pijat yang Umum Ada di Khaosan Road

Gue diantar ke lantai 2 oleh seorang mbak terapis pijat, rupanya pijat untuk anggota badan selain kaki ada di lantai 2 sementara untuk pijat kaki atau foot massage ada di lantai 1. Mbak terapis pijat gue ini badannya kecil, tidak begitu cantik untuk ukuran cewek Thailand, rambutnya pendek berponi, terang saja gue curiga, gue takut kalau si mbak ini bukan cewek tulen alias lady boy.

“ I need woman” kataku sampai 3 kali untuk mempertegas keinginan gue harus dipijat cewek asli bukan KW
“ Yes, I am woman, I will massage you” katanya menjawab dengan sabar

Trus gue pelototin dengan seksama body nya si mbak terapis dari kepala sampe kaki, tidak ada jakun di leher, kulit halus, bahu tidak lebar, wajahnya biasa saja tidak cantik buatan seperti hasil operasi plastik banci yang hidung atau dagunya aneh atau tidak simetris, ini fix cewek asli bukan lady boy dalam hati gue yakin.

Akhirnya gue masuk ke kamar yang sangat kecil cuma pas sebadan dan di terangi cahaya remang-remang, di samping kamar gue berderet-deret kamar lainnya yang terdengar dari luar suara cewek-cewek yang bermacam-macam akibat reaksi dipijat ada yang tertawa-tawa cekikikan, ada yang teriak dan ada yang meringis manja (Hadeeh… berasa masuk ke tempat mesum, kayak pernah aja ke tempaat mesum hehehe).

Gue disuruh baring di kasur tipis dan mengira harus ganti seluruh baju dengan kain kemben seperti kalau gue perawatan di salon muslimah ternyata gue lebay banget ya, kan paket yang gue pilih back and shoulder jadi cuma punggung dan bahu aja yang dipijat jadi cuma baju atasan gue aja yang di lepas, jilbab dan pakaian lainnya tetap dipake dengan sempurna hahaha.

Bahu dan punggung gue di pijat sesuai dengan titik-titik tertentu dan berasa banget dibagian capeknya sepertinya mbak terapi ini tahu benar bagian mana yang emang pegel dan kekuatan pijatannya pas tidak lembek atau terlau keras tidak seperti waktu gue pijat spa di Jogja mbaknya besar tinggi tapi pijatannya gak mantap padahal bayarnya 100 ribu jauh lebih mahal dari pijat ala Thai ini. Harga emang belum tentu berbanding lurus sama kualitas, catet!

Setelah pijat kering, punggung gue di kasih minyak aroma terapi seperti bau daun mint dan lanjut dipijat lagi setelah itu lanjut ke bagian paling istimewa yang membedakan pijat Thailand dengan Indonesia adalah gue harus bekerjasama dengan si mbak untuk melakukan gerakan-gerakan tertentu mirip seperti orang yang sedang akrobat, badan gue di tarik, ditekuk, di bolak-balik, dan diputer oleh si mbak dan hasilnya luar biasa membuat badan jadi enteng.

30 menit tidak terasa waktu terapi gue habis dan gue ngantuk banget karena pijatannya benar-benar mantap dan membuat rileks. Petualangan gue hari ini ditutup dengan indah karena segala pegal dan penat yang gue rasakan akhirnya hilang badan jadi ringan dan segar.

Sayang gue gak coba pijat kaki juga padahal harganya sama, soalnya musti berhemat, gue harus memilih antara pijat back and shoulder atau pijat kaki dan gue memilih pijat back and shoulder. Lain kali kalau ke Bangkok gue bakal cobain pijet Thai dengan paket yang lain, doain ya bisa ke Bangkok lagi.
Nah kalau kamu ke Bangkok jangan lupa untuk mencoba pijat Thai ini, sangat gue rekomendasikan. Di kawasan Khaosan Road harga paket pijat Thai lebih murah di bandingkan dengan di lokasi wisata lainnya setelah gue bandingkan.

 

 

 

 

3 thoughts on “Mencoba Sensasi Thai Massage Di Khaosan Road Bangkok

  1. bukanrastaman 5 September 2016 / 2:05 pm

    aku kalo pijat gini kok pikirannya pijat lain2 ya.. hahahaha

    Disukai oleh 1 orang

  2. Pink Traveler 5 September 2016 / 2:12 pm

    iya di Thailand banyak jenis pijat kak, pastikan bukan waria ya hahaha

    Suka

  3. Serum Pemutih Badan 21 November 2016 / 2:50 pm

    asyik banget ya, setelah capek keliling kita juga bisa merasakan pijatan ala thailand..

    Disukai oleh 1 orang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s