7 Hal Menarik Yang Bisa Dilakukan Di Ubud Bali

IMG_3302
Tegalalang Rice Terrace Ubud

Bali tak melulu soal pantai, olahraga air dan gemerlapnya hiburan malam. Jika kamu menginginkan ketenangan dan berhenti sejenak dari hiruk pikuk perkotaan maka Ubud dapat dijadikan pilihan destinasi ketika berlibur ke Bali. Berikut ini gue bagikan beberapa aktivitas yang dapat dilakukan jika berlibur ke Ubud.

  1. Bersepeda : Banyak paket wisata bersepeda di Ubud yang rute jelajahnya melewati pedesaan, sawah bahkan menuju Kintamani. Paket tur bersepeda ini cukup mahal berkisar 500 ribu sehari dimana secara bergrup ditemani oleh guide tur mengikuti rute bersepeda yang sudah ditentukan, tetapi ada cara yang lebih murah yaitu menyewa sepeda seharga 25 ribu seharian dengan jaminan KTP. Kita bisa menikmati Ubud dengan rute pilihan kita sendiri mengandalkan peta dan GPS selama perjalanan. Kita dapat berhenti sejenak untuk beristirahat atau jajan di warung pinggir jalan sambil mengambil foto aktivitas atau pemandangan sekitar. Ubud memiliki kontur jalan yang berbukit jadi pastikan kondisi tubuh kita sehat dan bugar jika ingin bersepeda keliling Ubud.
IMG_3284
Bersepeda mengellingi pedesaan di Ubud
IMG_3277
Pemandangan Sawah saat bersepeda di pedesaan Ubud

2. Wisata Kuliner : Banyak sekali tempat makan dan nongkrong di Ubud dari jajanan kaki lima, cafe sampai restoran mewah, dari menu lokal sampai internasional dapat kita temukan di Ubud. Juga tersedia restoran bagi vegetarian dan pecinta makanan organik. Restoran terkenal di Ubud adalah Bebek Tepi Sawah yang telah memiliki banyak cabang di kota-kota besar Indonesia. Tentu saja makan di restoran aslinya lebih enak karena atmosfer alam dan pedesaan sangat mendukung cita rasa asli masakan bebek goreng ini. Sebagai Traveler kantong pas-pasan, gue tidak makan di restoran, gue makannya di warung kaki lima yaitu nasi pecel lele dan ayam goreng serta warung nasi Padang. Nasi Padang memang tak pernah gagal menyelamatkan para traveler bermodal ransel kayak gue. Tapi gue sempet nyobain Gelato yang enaaak banget seharga 35 ribu per satu cone nya dan dapat memilih sendiri rasa yang diinginkan. Mahal sih tapi setara dengan kelezatannya, kapan lagi nyobain es krim ala Italia tsb.

IMG_3276
Warung Makan Surabaya Andalan Gue Selama di Ubud
IMG_3273
salah satu cafe tempat nongkrong

3. Mengunjungi museum dan galeri seni. Ubud memiliki banyak galeri seni dan beberapa museum yaitu Museum Antonio Blanco, Museum Neka Art dan Museum Seni Agung Rai yang dapat dikunjungi, cari informasi waktu buka dan harga tiket masuk museum karena tiap museum pasti memiliki jadwal masing-masing. Ubud memang memiliki banyak galeri seni dan museum karena disanalah tempat banyak seniman Bali lahir dan berkarya. Atmosfir seni memang kental di Ubud dilihat dari banyaknya kios dan toko-toko suvenir yang menjual karya seni yang unik dan berbeda di setiap kios atau toko.

4. Yoga: tempat latihan yoga tersebar di Ubud, kita dapat memilih kelas yoga sesuai dengan kebutuhan dan keinginan. Gue melihat banyak orang berlatih yoga di halaman kuil pas gue lagi istirahat di depan kuil sewaktu bersepeda.

5. Menonton Pertunjukan Tari. Beberapa tempat di Ubud menawarkan pertunjukan tari tradisional Bali yang biasanya memiliki jadwal pentas di malam hari. Tiket menonton tari seharga mulai dari 75 โ€“ 200 ribu tergantung jenis tempat duduk yang dipilih.

6. Mengunjungi Monkey Forest: namanya juga hutan monyet jadi disini tempat kita dapat melihat banyak monyet yang jinak karena sudah terbiasa dengan kehadiran manusia. Monyet merupakan hewan yang dihormati di Bali sehingga mereka diperlakukan dengan baik dan ada kuil khusus sebagai bentuk penghormatan di dalam area Monkey Forest ini.ย  Berbagai perilaku dan tingkah monyet dapat kita amati di dalam hutan sehingga manusia bisa belajar banyak dari kehidupan monyet tersebut. Harga tiket masuk Monkey Forest sebesar 20 ribu dan kita dilarang membawa makanan ke dalam hutan karena monyet akan merampasnya seperti snack Chitato milik teman gue yang dirampas oleh monyet meskipun saat itu posisi kami sudah di luar hutan. Ternyata monyet juga ngerti dengan Chitato bahwa hidup memang never flat.

IMG_3256
Keluarga monyet yang Berbahagia
IMG_3242
Pohon-pohon di Monkey Forest

7. Shopping: Yes, Belanja adalah bagian yang paling menyenangkan kalau menurut gue sih, Ubud ini surga belanja bagi pecinta barang-barang bernilai seni tinggi. Berbagai macam kerajinan dan produk karya seni dapat ditemukan disini dari harga murah sampai mahal sekali. Ada banyak toko suvenir, butik dan galeri seni tersebar di Ubud tinggal pilih yang sesuai selera dan kantong. Pasar Ubud dan pasar Sukowati adalah favorit bagi turis yang ingin berbelanja dengan harga yang lebih terjangkau. Saya mengunjungi pasar Ubud dan pasar Sukowati lalu membandingkan harganya, pasar Sukowati menjual barang lebih murah dibandingkan pasar Ubud tetapi ada barang-barang di pasar Ubud yang tidak ada di pasar Sukowati. Kita bisa membeli baju, tas, sepatu, kain bali, asesoris seperti gelang atau kalung, lukisan, furnitur dan berbagai jenis barang kerajinan lainnya dengan model dan motif yang sangat unik yang sulit ditemukan di tempat lain. Jangan ragu untuk menawar barang belanjaan di kedua pasar tersebut terutama pasar Sukowati yang bisa ditawar sampai setengah harga dan ditawar lebih murah lagi jika membeli dalam jumlah banyak. Selamat belanja dan pusing semua ingin di borong di Bali, hati-hati nanti kalap belanja dan tak bisa pulang karena kehabisan uang (ini gue banget yang selalu nyaris gak bisa pulang karena kehabisan uang dipake belanja hahaha sehingga gue meletakkan belanja selalu di hari terakhir liburan).

IMG_3341
Pasar Sukowati Gianyar
IMG_3296
Salah satu toko kerajinan tangan dan suvenir di pinggir jalan di Ubud

Nah dari ketujuh aktivitas yang dapat dilakukan selama di Ubud, kamu bisa memilih salah satu atau beberapa diantaranya tergantung minat, waktu ataupun budget yang kamu miliki. Selamat menikmati ketenangan dan citarasa seni yang tinggi di Ubud. Hati-hati Ubud akan membuatmu jatuh cinta dan ingin kembali.

Iklan

8 thoughts on “7 Hal Menarik Yang Bisa Dilakukan Di Ubud Bali

  1. cumilebay.com 15 April 2016 / 2:14 pm

    Gw 3 hari di ubud dan hanya berada di hotel aja betah lho. Ubud mmg romantis, apalagi kalo pergi ama pasangan yg masih hot hahaha

    Suka

  2. Pink Traveler 15 April 2016 / 3:07 pm

    ya nanti aku ke Ubud lagi pas udah dapet suami yg hot om tolong didoakan ya om biar nanti foto2 hot adek pink rilis

    Suka

  3. @eviindrawanto 15 April 2016 / 5:50 pm

    Ubud memang lebih tenang dari pada di sekitaran Kuta. Apa lagi kalau mau cari benda-benda seni, di sini tempatnya ya Mbak. Kok jadi kangen pengen ke Ubud lagi aku hehehe..

    Suka

  4. Pink Traveler 20 April 2016 / 2:20 pm

    Ke Ubud bagi pecinta seni wajib banget mbak evi, makasih sudah mampir ke blog ala-ala hehehe

    Suka

  5. cumilebay.com 2 Mei 2016 / 9:12 am

    Kalo ke ubud yg pasti jangan lupa beli selai endessssss banget, nama nya kou cousine

    Suka

  6. asambackpacker01 27 Oktober 2016 / 5:19 am

    Kalau beli oleh-oleh biasanya di Erlangga yg di Denpasar, selain lengkap dan murah, parkir dan musholanya juga luas.

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s