Beranda · Destinasi

Sabang, Si ‘Cantik’ Primadona Pariwisata Aceh

pantaiiboihlostpacker
Keindahan pantai Iboih di Pulau Weh Sabang (Sumber Foto: lostpacker.com)

Mendengar nama Aceh disebut pikiran saya langsung tertuju pada ingatan tentang gambar kemegahan masjid Baiturrahman yang pernah saya lihat di kalender saat kecil, tari Saman yang sangat kompak dan rumit, bencana Tsunami yang pernah meluluh-lantakkan  tanah Aceh dan kelezatan mie Aceh yang tersohor serta harum aroma dan nikmatnya rasa kopi Aceh yang pernah diberikan murid saya yang berasal dari Aceh di hari kelulusannya. Tak cukup hanya itu saja ternyata Aceh juga menyimpan keindahan alam bernama Sabang yang diibaratkan seperti sekeping surga yang Tuhan jatuhkan di ujung barat Indonesia untuk kita jelajahi setiap tapaknya dan merasakan kebesaran Tuhan serta bersyukur atas karunia alam ciptaan-Nya.

Sebelumnya saya tidak mengenal Sabang sebagai tempat wisata bahari potensial di Aceh namun sejak banyak traveller yang berlibur ke Aceh lalu mengunggah video dan foto keindahan Sabang di sosial media membuat saya penasaran dan terkena virus travelling untuk segera ikut jalan-jalan ke Sabang. Siapa yang tidak akan terpesona saat melihat birunya air laut yang jernih bak kaca, beraneka ragam terumbu karang dengan ikan warna-warni serta keindahan pantai-pantai berpasir putih dan juga hitam. Oleh sebab itu saya mencari informasi yang cukup banyak tentang Sabang baik lewat internet maupun bertanya kepada traveller yang pernah berwisata ke Sabang. Sejak saat itu saya jatuh cinta dengan Sabang dan menyimpan mimpi dan doa suatu saat akan mengunjungi Sabang.

Alhamdulillah saya mendapatkan tiket promo yang sangat murah dari Airasia yang saya beli di tahun 2015 dengan tujuan Kuala Lumpur-Banda Aceh seharga 270 ribu rupiah untuk keberangkatan di bulan Juni tahun 2016 (saya sabar menunggu selama berbulan-bulan), karena saya tinggal di Palembang dan belum ada penerbangan langsung dari Palembang ke Banda Aceh membuat saya harus terbang dulu ke Kuala Lumpur. Perjalanan yang panjang ya kawan tapi tidak apa-apa itu akan sebanding dengan keindahan yang akan saya dapat pada akhirnya. Seperti kata pepatah No Pain No Gain!.

Kawan, akan saya ceritakan bagaimana Sabang mampu mencuri hati dan mimpi saya sehingga membuat saya bertekad sekuat baja untuk mengunjungi Sabang meskipun harus menunggu selama berbulan-bulan karena membeli tiket promo yang murah dan akan melewati perjalanan yang panjang karena harus menuju Kuala Lumpur Malaysia dahulu, tapi saya rela. Begitulah kalau sudah cinta maka apapun akan diperjuangkan untuk mendapatkannya seperti perjuangan almarhum bapak untuk mendapatkan hati ibu saya sehingga ibu bersedia dinikahi ehem…ehem begitulah romantisnya perasaan jatuh cinta….

pulau rubiah
Turis Mancanegara Berlayar Menikmati Keindahan Pulau Rubiah (Sumber Foto: lostpacker.com)
DSC_0884
Turis Domestik Menikmati Birunya Laut di Sabang (Sumber Foto: Aprison Mandela)

Saya menyebut Sabang sebagai surga karena keindahannya akan membuat siapapun terpana dan menjadi jatuh cinta. Saya membayangkan disana dapat memandangi laut biru tak bertepi mulai dari saat matahari terbit dengan langit yang kuning keemasan, siang hari saat langit biru dengan awan putih bak kapas bergumpal-gumpal seperti bulu angsa sampai saat matahari terbenam dimana langit memancarkan warna jingga kemerahan.

sunrise di Anoi ItamIMG_2358
Cantiknya Sunrise di Pantai Anoi Itam Sabang (sumber foto: lostpacker.com)

Saya dapat merasakan semilir angin berhembus diantara daun-daun kelapa, berlarian di bibir pantai bermain bersama anak-anak sekitar dengan kaki telanjang tanpa alas kaki lalu kaki saya dijilat ombak pantai dengan butiran pasir yang lengket di telapak kemudian saya tersenyum manis ketika sebuah keluarga mengajak saya mampir ke rumahnya untuk sekedar berbincang bertukar pengalaman hidup sambil minum kopi karena masyarakat Sabang dikenal akan keramahan terhadap tamu maupun pelancong.

DSC_0894
Sekedar Duduk Di Tepi Pantai Merasakan Semilir Angin Laut (Sumber Foto: Aprison Mandela)

Bila penat melanda karena rutinitas dan kesibukan kerja yang tiada habisnya pergilah berlibur sejenak tak perlu dengan intenary yang padat menguras tenaga cukup dengan menghabiskan waktu leyeh-leyeh di atas hammock sambil membaca novel Somewhere Only We Know yang ditulis oleh Alexander Thian dengan pemandangan langsung ke laut biru ditemani oleh nyanyian alam dari kicauan burung-burung di pantai bersama suara deburan ombak.

DSC_0911
Leyeh-leyeh Di Hammock Sambil Memandang Laut Biru, Ah Saya Tak Ingin Pulang (Sumber Foto: Aprison Mandela)

Rasanya tak ingin beranjak dan pergi meninggalkan sekeping surga kecil ini.  Membayangkan semua keindahan Sabang membuat saya ingin segera packing dengan ransel kesayangan dan pergi berlibur ke sana. Tak sabar untuk mengeksplore surga tersembunyi di ujung barat Indonesia yang masih belum dikenal dunia seperti dunia mengenal Bali sebagai Pulau Dewata. Saya akan mengabarkan pada dunia keindahan Sabang  melalui foto dengan konsep yang unik dan romantis milik Pink Traveler.

Saya pun menggali informasi tentang Sabang secara lebih detil agar tiada hal yang terlewati untuk menjadikan rencana liburan ke Sabang tak terlupakan. Sabang merupakan suatu daerah yang terdiri dari beberapa pulau, baik pulau kecil maupun pulau besar. Ada lima pulau yang termasuk dalam wilayah Sabang yaitu Pulau Weh (pulau terbesar dari keempat pulau lainnya), Pulau Rubiah, Pulau Klah, Pulau Seulako, dan Pulau Rondo. Kota Sabang sendiri terletak di Pulau Weh, dimana lokasinya dekat dengan Banda Aceh dan bisa dicapai dengan naik speedboat selama kurang lebih satu jam perjalanan dari pelabuhan Ulee Lheue Banda Aceh ke pelabuhan Balohan Sabang. Jangan Khawatir bagi traveller yang ingin selfie, update status, browsing atau mengunggah foto liburan di pelabuhan Balohan Sabang di sediakan free wifi, wah hebat ya pemerintah Sabang sangat mendukung geliat pariwisata di daerahnya.

hotspot lostpackerIMG_0932a
Penumpang Sedang menunggu di Pelabuhan Balohan (Sumber Foto: lospacker)

Banyak sekali hal yang bisa  dieksplor  di Sabang  mulai dari pantai, underwater sport, danau, air terjun maupun wisata kulinernya. Saya sudah merangkum tempat-tempat menarik yang harus kunjungi dan aktivitas yang wajib dilakukan selama di Sabang. Berikut ini beberapa diantaranya:

Mengunjungi Tugu Nol Kilometer

Tempat ini wajib dikunjungi sebagai bukti kita telah menginjak titik nol kilometer di sebelah barat indonesia. Berdasarkan prasasti yang terdapat di Tugu yang ditandatangani Menteri Riset dan Teknologi/Ketua BPP Teknologi BJ. Habibie, pada 24 September 1997 menjelaskan bahwa penetapan posisi geografis KM 0 Indonesia itu diukur para pakar BPP Teknologi dengan menggunakan teknologi Global Positioning System (GPS). Ternyata Tugu ini mengandung nilai sejarah ya. Jangan lupa untuk mengabadikan kunjungan kita dengan kamera dan bila perlu selfie-selfie cantik atau ganteng disini.

IMG-20151205-WA0092
Tugu Nol Kilometer yang Wajb Dikunjungi di Sabang (Sumber Foto: Aprison Mandela)

Beberapa Pantai Cantik di Sabang dan Underwater Sport

Sabang memiliki banyak pantai cantik yang menunggu untuk dijelajahi oleh traveller, pilihan tergantung selera dan waktu yang dimiliki traveller tersebut, beberapa diantaranya akan saya rangkumkan untuk  memudahkan traveller dalam memutuskan pantai mana yang ingin dikunjungi atau justru semua pantai harus dikunjungi agar terpuaskan hasrat menjelajahi keindahan wisata bahari Sabang.

Keunikan Pantai Anoi Itam

Sesuai namanya pantai ini memiliki pasir berwarna hitam karena berasal dari pasir vulkanis karena pulau Weh memiliki gunung berapi kecil yang aktif di tengahnya. Pantai Anoi Itam memiliki pemandangan yang indah dan jaraknya juga dekat sekitar 11 kilometer dari pusat kota, selain itu di pantai ini terdapat benteng peninggalan Jepang yang masih terawat dengan baik. Benteng-benteng inilah yang dulu menjadi pusat pertahanan Jepang terhadap serangan musuh dari laut dan udara. Selain dapat menikmati pemandangan, wisatawan juga dapat mempelajari sejarah bangsa. Perpaduan unik dari sebuah tempat wisata yang tidak hanya menawarkan keindahan alam namun akan melemparkan kita ke masa lalu cocok untuk mereka yang menyukai wisata alam dan juga sejarah. Di pantai Anoi Itam ini direkomendasikan untuk melihat sunrise yang luar biasa indah saat matahari muncul mengeluarkan semburat kuning emas secara perlahan dan memantulkan kilauan layaknya berlian di laut, untuk mendapatkan pemandangan indah tersebut kita harus bangun sebelum subuh pastinya.

indahnya-pantai-anoi-itam
Pantai Anoi Itam dengan Pasirnya yang Hitam (Sumber Foto: pergiberwisata.com)

Pantai Gapang yang Tenang

Yuk Bermain Ayunan di Pantai Gapang (Sumber Foto: wisataaceh.com)
Yuk Bermain Ayunan di Pantai Gapang (Sumber Foto: wisataaceh.com)

Duduk santai sambil melihat langit biru dan merasakan lembutnya pasir pantai sungguh akan melenakan siapapun yang kesini. Tak perlu terburu-buru untuk pergi, rasakan suara deburan ombak dan semilir angin sambil bermain ayunan di tepi pantai. Bila ingin melihat ikan dan terumbu karang juga disediakan penyewaan alat snorkeling.

Bermain dan Bermanja di Pantai Sumur Tiga

Pantai Sumur Tiga berlokasi di desa Le Meulee yang dapat ditempuh selama 30 menit dari kota Sabang. Pantai ini memiliki fasilitas yang cukup lengkap, terdapat cottage atau bungalow, kafe dan rumah makan disekitarnya sehingga kita tak perlu khawatir mengunjungi pantai ini. Pantai Sumur Tiga memiliki pemandangan yang sangat indah dengan hamparan pasir yang putih bersih, laut biru dan banyaknya pohon kelapa disekitarnya.

Duduk Santai Menikmati Keindahan Pantai Sumur Tiga
Duduk Santai Menikmati Keindahan Pantai Sumur Tiga (Sumber Foto: Aprison Mandela)
Pasir Putih dan Birunya Air di Pantai Sumur Tiga (Sumber Foto: Aprison Mandela)
Pasir Putih dan Birunya Air di Pantai Sumur Tiga (Sumber Foto: Aprison Mandela)

Biru dan Jernihnya Air di Pantai Iboih

fotoYunaidiJoepoet
Air Laut Di Pantai Iboih Yang Biru dan Jernih (Sumber Foto: Yunaidi Joepoet)
Pesona Pantai Iboih yang luar Biasa indah (Sumber Foto: arrazibrahim.com)
Pesona Pantai Iboih yang luar Biasa indah (Sumber Foto: arrazibrahim.com)

Pantai Iboih merupakan surga bagi penggemar snorkeling dan diving. Wisatawan hanya perlu mengeluarkan uang sekitar Rp. 50.000 untuk melakukan kegiatan snorkeling sepuasnya. Pantai ini memiliki pasir putih yang halus dan indah. Sangat cocok untuk berenang, berjemur atau bermain pasir. Bagi calon pasangan pengantin tempat ini cocok untuk  berfoto pra-wedding.  Keistimewaan pantai ini terletak pada warna air lautnya yang biru dan sangat jernih seperti kaca sehingga para traveller bisa melihat dasar laut yang dihuni oleh terumbu karang dan ikan warna-warni tanpa harus turun ke laut. Karena keindahan pantainya pengunjung akan senang sekali berfoto disini.

Selfie dan Foto-foto Wajib Dilakukan Traveller Di sini (Sumber Foto: Aprison Mandela)
Selfie dan Foto-foto Wajib Dilakukan Traveller Di Pantai Iboih (Sumber Foto: Aprison Mandela)
Kejernihan Airnya Seperti Kaca Membuat Kita Bisa Melihat Ke Dasar Laut (Sumber Foto: Aprison Mandela)
Kejernihan Airnya Seperti Kaca Membuat Kita Bisa Melihat Ke Dasar Laut (Sumber Foto: Aprison Mandela)

Selain menikmati pemandangan pantai, kita juga bisa berjalan-jalan di Hutan Wisata Iboih, yang terletak bersebelahan dengan Taman Laut Rubiah. Hutan wisata seluas 1300 hektar ini merupakan daerah terlindung dan termasuk hutan hujan tropis yang berisikan beragam flora dan fauna.

Puaskanlah diri menikmati keindahan pantai Iboih dan juga biota lautnya sembari menunggu tergelincirnya matahari di ufuk barat. Sunset tak akan pernah sama jika dilihat dari pantai Iboih dan kita akan semakin jatuh cinta dibuatnya.

Bagi para wisatawan di kawasan objek wisata Iboih sekarang disediakan tambahan wisata baru yaitu wisata pemancingan ikan. Kawasan pemancingan ini dibangun oleh Pemerintah Daerah setempat untuk membantu mengangkat potensi wisata di kawasan Pulau Sabang. Kondisi lingkungan yang masih alami membuat ekosistem perairan pantai Iboih terjaga sehingga berbagai jenis biota laut terutama ikan dapat berkembang biak dengan baik. Selain jumlah ikan yang banyak, ukurannya pun besar sehingga membuat wisatawan senang memancing di kawasan tersebut.Selain itu, wisatawan juga dapat langsung menyantap ikan hasil pancingan mereka di warung yang ada di sekitar pantai.

Berlayar, snorkeling dan diving di Pulau Rubiah

Pulau Rubiah terletak di depan pantai Teupin Layeu dan Iboih, tersedia perahu untuk menyeberang ke Pulau Rubiah dengan tarif yang disesuaikan dengan kebutuhan, keliling pulau atau hanya di antar-jemput. Jadi kalau wisatawan sudah mengunjungi pantai Iboih sekalian juga ke Pulau Rubiah.

pegipegi.compulaurubiah
Pulau Rubiah (Sumber Foto: pegipegi.com)

Bagi pecinta underwater sport seperti snorkeling dan diving jangan sampai melewatkan Pulau Rubiah sebagai surga untuk menikmati wisata taman lautnya. Pulau Rubiah merupakan sebuah pulau kecil seluas 0,357 km persegi yang tidak dihuni oleh penduduk. Pemerintah telah menetapkan 2600 hektar bagian dari taman laut di pulau ini sebagai daerah special nature reserve. Taman laut ini memiliki ombak yang tenang dan air yang jernih sehingga dari atas perahu pun kita bisa melihat terumbu karang dan ikan. Berbagai macam terumbu karang dan biota laut terutama ikan warna warni terdapat di taman laut ini karena ekosistem lautnya masih terjaga.

pulau-rubiah
Terumbu Karang Yang Masih Terjaga dan Ikan-ikan di Taman Laut Pulau Rubiah (Sumber Foto: arrazibrahim.com)
acehplanet.com
Wisatawan yang Snorkeling di Pulau Rubiah (Sumber Foto: acehplanet.com)

Makan Rujak Klah di Pulau Klah

Rujak Klah dinamakan demikian karena awalnya rujak ini di jual di Pulau Klah. mengapa rujak ini menjadi terkenal karena orang-orang memakan rujak ini sambil memandang langsung laut biru kehijauan di Pulau Klah. Rujak adalah kuliner yang cocok dimakan di suasana panas di tepi pantai karena dapat menyegarkan dahaga yang didapat dari buah-buahan. Perbedaan rujak Klah dengan rujak lainnya adalah adanya penambahan buah Rumbia yang memang banyak tumbuh di Sabang. Sekarang rujak di Sabang disebut rujak Klah walaupun tidak dijual di Klah saja namun asalnya dari pulau tersebut.

Memancing di Pulau Rondo

Secara administratif Pulau Rondo termasuk ke dalam Kelurahan Ujung Ba’u, Kecamatan Sukakarya, Kota Sabang. Pulau ini tidak memiliki penghuni tetap atau penduduk lokal, tetapi tempat ini dijaga oleh marinir dan penjaga marcusuar. Pemandangan di Pulau Rondo sangat eksotis, bisa dikatakan pulau yang kecil ini masih belum terjamah atau dirusak oleh manusia sehingga masih sangat alami karena lokasinya yang sangat jauh dari pusat kota Sabang sehingga masih jarang wisatawan berkunjung ke pulau ini. Kegiatan yang dapat dilakukan di pulau Rondo ini adalah memancing, karena tempatnya masih alami wisatawan diharapkan tidak merusak pulau ini dengan membuang sampah atau menghancurkan terumbu karang karena ekosistem di pulau ini masih sangat alami.

Tak cuma pantai, laut dan underwater sport yang bisa dinikmati di Sabang masih ada lagi tempat wisata dan aktivitas yang dimiliki Sabang

Ada Danau Air Tawar di Pulau Weh

Danau Aneuk Laut yang Segar cantik (Sumber Foto: panoramakotasabang.com)
Danau Aneuk Laot yang Segar dan Cantik (Sumber Foto: panoramakotasabang.com)

Danau Aneuk Laot namanya, jika diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia artinya Anak Laut. Danau ini berada di tengah kota Sabang dan mudah dijangkau oleh kendaraan, sehingga banyak wisatawan yang datang berkunjung ke sini. Danau ini memiliki panorama yang indah dan hawa yang sejuk karena rimbunnya pohon di sekitar danau. Kita juga bisa melihat sunset bila senja tiba. Danau ini merupakan sumber mata air untuk seluruh penduduk Pulau Weh sehingga diharapkan wisatawan tidak membuang sampah atau mengotori danau ini karena penduduk pulau Weh menggantungkan sumber mata airnya dari sini.

Air Terjun Pria Laot

Air Terjun Pria Laot yang Mempesona (Sumber Foto: nomadictrip.com)
Air Terjun Pria Laot yang Mempesona (Sumber Foto: nomadictrip.com)

Air terjun yang mempesona untuk dikunjungi ini terletak tidak jauh dari Pria Laot jalan menuju Kelurahan Iboih. Untuk menuju air terjun ini kita harus berjalan kaki sejauh kurang lebih 2 kilometer tetapi setelah sampai pemandangan yang akan kita lihat sepadan dengan usaha untuk mencapainya. Air terjun ini berasal dari aliran Sungai Pria Laot yang bersumber dari mata air Danau Aneuk Laot. Karena harus berjalan kaki ke sini disarankan untuk memakai pakaian dan alas kaki yang nyaman serta kondisi fisik yang sehat jika ingin mengunjungi danau ini.

Berfoto Selfie atau Groupie Cantik di Ikon Kota I Love Sabang

Ternyata kota Sabang terus mempercantik dirinya sehingga selalu ada tempat yang baru bagi wisatawan untuk mengabadikan momen terbaik mereka selama jalan-jalan di Sabang apalagi di era sosial media dimana masyarakat sangat senang mengunggah foto-foto liburan mereka dengan latar yang menarik dan penuh warna seperti di Tugu I Love Sabang. Memang benar cinta harus diungkapkan, hayuuk kita ungkapkan secara terang-terangan baik sendirian atau beramai-ramai terhadap kota Sabang tercinta.

pulauwehaceh.com
Jangan Lupa Untuk Berfoto Selfie dan Groupie di Sini Ya (Sumber Foto: pulauacehweh.com

Berinteraksi Dengan Warga Lokal Sabang

Hal yang sangat menarik selama kita travelling di suatu tempat adalah berinteraksi dengan warga lokal. Masyarakat Sabang dikenal sebagai orang yang ramah dan senang membantu turis yang melancong di Sabang. Saya menegtahui hal ini dari teman saya di komunitas Couchsurfing Aceh dan juga murid saya yang pernah mengunjungi Sabang. Saya senang mengobrol dan berbincang dengan orang lokal untuk bersilaturrahim sambil minum kopi atau makan kue jajanan pasar. Selain itu aktivitas yang tidak boleh dilewatkan yaitu mengunjungi pasar tradisional dimana hasil bumi Aceh banyak diperjualbelikan, di sana saya bisa melihat ragam produk lokal yang dijual. Saya penasaran dengan jenis sayuran, buah-buahan, seafood serta bumbu-bumbu yang dijual di pasar karena hobi saya memasak disamping itu saya juga mengajar Biologi di sekolah sehingga pengetahuan tentang keragaman tanaman dan hewan dapat menambah wawasan saya dalam mengajar dan berbagi ilmu sebagai seorang guru. Berbelanja di pasar tradisional dapat menggerakkan ekonomi masyarakat lokal jika banyak wisatawan berbelanja di pasar ini, selain itu kita dapat bersosialisasi dengan warga lokal selama proses tawar menawar termasuk mempelajari bahasa daerah Aceh.

Menikmati Wisata Kuliner yang Maknyuss

Bagi saya jalan-jalan itu wajib untuk wisata kuliner di daerah yang saya kunjungi. Mengenal dan mencicipi cita rasa asli makanan asal Sabang dapat menjadi sebuah petualangan dan cerita menarik. Meskipun bagian dari Aceh, Sabang memilki sajian khas yang hanya ditemui di sini yaitu Sate Gurita dan Mie Jalak. Sate Gurita merupakan kuliner khas dari kota Sabang yang berbahan dasar gurita yang biasa disajikan dengan dua macam saus yaitu saus kacang seperti bumbu kacang dari Jawa atau saus gurih ala Sate Padang. Rasa sate ini kenyal dan sedikit manis karena berasal dari gurita segar hasil laut Sabang, membuat siapapun yang makan akan merasa ketagihan. Kalau kita biasa makan Mie Aceh yang gurih, pedas dan berbumbu kental maka di Sabang ada Mie Jalak yang berkuah bening namun rasanya gurih, disajikan dengan pelengkap potongan dadu ikan dan telur sangat sempurna dimakan panas-panas di malam hari.

Sate Gurita yang Rasanya Menggoda (Sumber Foto: tribunnews.com)
Sate Gurita yang Rasanya Menggoda (Sumber Foto: tribunnews.com)
Mie Jalak Panas Cocok Dimakan di Malam Hari (Sumber Foto: Acehtourisminfo.com
Mie Jalak Panas Cocok Dimakan di Malam Hari (Sumber Foto: Acehtourisminfo.com

Bukankah Sabang menjadi paket lengkap wisata, tidak hanya mata yang dimanjakan oleh pemandangan alam tapi juga perut yang dimanjakan oleh olahan kuliner yang lezat. Siapapun akan rindu untuk datang kembali kesini.

Belanja dan Membeli Oleh-oleh

Sebelum pulang dari tempat berlibur biasanya wisatawan akan belanja dan membeli oleh-oleh untuk keluarga, tetangga maupun teman-teman. membeli oleh-oleh sudah menjadi budaya orang Indonesia yang senang untuk berbagi kebahagiaan dengan orang-orang di sekitarnya. Tak perlu galau dan gundah, Sabang meskipun berada di sebuah pulau tetap memiliki tempat untuk belanja oleh-oleh dan suvenir. Apalagi traveller cewek pasti akan kalap belanja di sini :0

kaos piyoh
Kaos Piyoh Salah Satu Tempat Membeli Oleh-oleh dan Suvenir di Sabang (Sumber Foto: kaospiyoh.blogspot.com)

Sabang juga memiliki buah tangan berupa cemilan yaitu Kue Pia Sabang dengan rasa yang manis dan lembut. Memang hampir di setiap daerah memiliki Kue Pia sebagai oleh-oleh namun setiap daerah pasti memiliki keunikan dan kekhasan rasa Pia begitu juga Pia yang ada di Sabang. Jangan lupa untuk membawa Kue Pia sebagai oleh-oleh untuk dimakan bersama keluarga dan teman-teman kita.

Kue Pia Sabang (Sumber Foto: acehtourismagency.blogspot.com)
Kue Pia Sabang (Sumber Foto: acehtourismagency.blogspot.com)
Tampilan Kue Pia Sabang yang Lembut dan Legit Rasa Kacang Hijau (Sumber Foto: tokopedia.com)
Tampilan Kue Pia Sabang yang Lembut dan Legit Rasa Kacang Hijau (Sumber Foto: tokopedia.com)

Bagaimana dengan Akomodasi dan Transportasi di Sabang?

Wisatawan tak perlu khawatir tentang akomodasi selama berlibur di Sabang, banyak sekali jenis penginapan yang tersedia di Sabang mulai dari guesthouse, hotel, cottage, bungalow bahkan resort dengan rentang harga bervariasi mulai dari 100 ribuan sampai jutaan rupiah tergantung fasilitas, lokasi dan service yang diberikan. Sedangkan transportasi untuk keliling Sabang dapat menggunakan motor, mobil dan kapal dengan harga sewa terjangkau. Umumnya traveller atau pelancong menyewa motor dengan biaya sewa 50 – 100 ribu rupiah untuk mengelilingi Sabang.

Peta Wisata Sabang yang Dapat Membantu Traveller (Sumber Foto: http://affandihs.blogspot.co.id)
Peta Wisata Sabang yang Dapat Membantu Traveller (Sumber Foto: http://affandihs.blogspot.co.id)

Dalam rangka meningkatkan kunjungan wisatawan sebanyak 12 juta orang ke Indonesia di tahun 2016, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif mulai fokus mengangkat wisata bahari sebagai target destinasi wisatawan domestik dan mancanegara. Wisata Bahari mulai dilirik sebagai potensi wisata bernilai ekonomi tinggi, untuk itulah pemerintah daerah yang memiliki potensi wisata bahari mulai berbenah diri mengangkat sektor pariwisatanya. Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Aceh menyadari jika Aceh memiliki Sabang yang cantik jelita yang bisa dijadikan primadona pariwisata untuk meningkatkan kedatangan wisatawan ke Aceh. Disbudpar Aceh mengadakan banyak acara untuk menggeliatkan pariwisata di Aceh khususnya Sabang, salah satunya dengan acara Sabang Marine Festival tanggal 26-30 April. Yuk datang dan saksikan festival ini, jadilah saksi kemeriahan acara Sabang Marine Festival 2016.

Mari-Rayakan-Sabang-Marine-Festival-2016-Lewat-Tulisan
Datanglah ke Sabang untuk Menyaksikan Sabang Marine Festival 26-30 2016

Melihat banyak hal yang bisa diberikan oleh Sabang sebagai tempat wisata lebih dari apa yang kita bayangkan maka tidak berlebihan rasanya jika saya menyebut Sabang seperti surga yang masih tersembunyi keindahannya, tak heran jika Sabang akan menjadi Primadona pariwisata tidak hanya di Aceh saja tetapi juga di Indonesia dan dunia. Mari kita kabarkan dan beritahu dunia bahwa Indonesia punya Sabang yang cantik jelita seperti surga. Segeralah untuk merencanakan liburan anda dan keluarga ke Sabang dan andapun akan jatuh cinta dengannya.

Saya ingin mengungkapkan kecantikan Sabang dalam sebuah pantun:

Jalan-jalan ke kota Palembang

Jangan lupa membeli buah tangan

Elok rupa si pulau Sabang

Bagai Bidadari turun dari Kahyangan….

From Sabang With Love, tunggu saya melihatmu yang cantik jelita….

Iklan

19 tanggapan untuk “Sabang, Si ‘Cantik’ Primadona Pariwisata Aceh

  1. hahaha, apa oleh-oleh!siapa elo? meminjam salah satu poin tulisa 5 hal yang tidak diketahui
    peminta oleh-oleh #nah lho. pokoknya didoakan saja omnduut, makasih sudah mampir

    Suka

  2. sabang memang luar biasa cantik kak…melihat tulisan ini,…jadi terkenang kembali tempat2 wisata diatas yang hampir semua sdh saya kunjungi selama di sabang…cuma wifi dan signal susah disana..masih lemot..

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s