Beranda · Destinasi

Jangan DIbaca! Rahasia Awet Muda Dari Gunung Tangkuban Perahu

DSCN1652
Gunung Tangkuban Perahu

Udah gue peringatkan jangan dibaca tulisan ini nanti jadi tahu rahasianya terus elo awet muda dan gak butuh aplikasi edit foto di HP, abis itu dokter sama klinik kecantikan bakal musuhin gue karena ngebocorin rahasia ini sama kalian tapi gue tuh gatel jarinya #untungbukangatelyanglain pengen cerita ya udah gue ceritain ya boleh juga di sebar-sebarkan kok (bukan konten porno jadi gak dosa jika disebarkan sebanyak-banyaknya)

Rasanya tidak sia-sia gue jauh-jauh datang dari Palembang mengunjungi Gunung Tangkuban Perahu untuk upgrade ilmu pelet terbaru enggak ding becanda 😀 untuk berwisata yang pada akhirnya membuat gue mendapatkan rahasia awet muda, abis ini klinik-klinik kecantikan bakalan gak laku soalnya resepnya lebih mudah dan murah.

Namanya rahasia seharusnya gue kekep sendiri, gak usah dibagi-bagi soalnya nambahin saingan gue sebagai cewek cantik awet muda paripurna #nobotox #noedit. Tapi emang dasarnya gue gak bisa nyimpen rahasia alias ember banget dan gak pelit info ya gue bagi-bagilah rahasianya. Syaratnya baca cerita ini sampai habis meskipun lu eneg.

Dalam 5 tahun terakhir gue emang sering bolak-balik ke Bandung untuk urusan kantor dan liburan pribadi tapi gak pernah berhasil ke Gunung Tangkuban Perahu, 3 tahun lalu trip gue juga gagal ke sana karena Lembang macet parah waktu itu ada kampanye pemilu. Pemilu emang nyusahin rakyat kecil termasuk traveler #eh. Hasrat gue tetap tinggi bahwa suatu hari nanti gue bakal ke Gunung Tangkuban Perahu karena gue emang penasaran akibat kemakan dongeng Legenda Dayang Sumbi dan Sangkuriang yang melatarbelakangi terbentuknya Gunung Tangkuban Perahu ditambah lagi pernah nonton filmnya yang dibintangi artis horor fenomenal sepanjang masa Suzana sebagai Dayang Sumbi yang tua tapi awet muda dan Cliff sebagai Sangkuriang yang masih brondong tapi naksir cewek yang lebih tua. Film ini membuat mereka cinlok hingga akhirnya menikah, ya ampun ini travel blog atau infotainment sih hahaha jadi melebar kemana-mana.

DSCN1627
Bukan Dayang Sumbi tetapi Pink Traveler yang cantik paripurna #noedit #nohoax

Gue exited banget pas tahu trip dari kantor memasukkan kunjungan ke Gunung Tangkuban Perahu, yeay setelah penantian sekian lama akhirnya bisa berkunjung ke sana mirip kayak jodoh bagaimanapun juga bakal bersama kalau emang udah waktunya #eaabaperr

Untuk masuk ke Tangkuban Perahu pengunjung membayar tiket masuk dan biaya antar jemput mobil ke lokasi karena kendaraan di larang masuk ke wilayah gunung, jadi bagi yang bawa kendaraan cuma sampai ke lokasi parkir, masuknya nanti ke dalam lokasi akan diantar oleh mobil yang sudah disediakan pengelola.

Sampailah gue ke lokasi gunung yang terkenal ini, bentuknya lebih mirip wajan penggorengan dibandingkan perahu terbalik akibat tendangan sakti Sangkuriang tapi kata seorang bapak berkupluk yang ada di sekitar kawah ngeliatnya dari atas pesawat baru akan kelihatan kalau bentuknya mirip perahu, mungkin bagi yang punya drone bisa mencoba.

DSCN1615
Kawah Tangkuban Perahu yang mirip wajan penggorengan
DSCN1614
Asap yang mengepul dari kawah
DSCN1663
Hutan di kawasan Tangkuban Perahu

Jalan-jalan di Tangkuban Perahu membuat gue gagal paham dengan pengelolaan tempat wisata alam ini, ini bukan tempat wisata alam melainkan wisata belanja mengingat saking banyaknya kios-kios yang berjualan di sini. Hedeuh tempat ini menjadi tidak menarik untuk dikunjungi menurut gue sih, udah hilang kesan alaminya.

DSCN1632
Keindahan Gunung Tangkuban Perahu yang ternoda, ini salah siapa?

Sepertinya di sini banyak bersemayam jin penggoda belanja sehingga kaki gue berasa dituntun untuk menyusuri kios-kios yang berjualan #lemahiman padahal udah janji gak akan belanja, janji tinggallah janji memang lidah tidak bertulang.

DSCN1640
Galau, udah janji gak mau belanja tapi lemah iman
DSCN1598
puluhan kios yang berjualan
DSCN1599
salah satu kios yang menjual sovenir, ditawar habis-habisan ya soalnya harganya tinggi
DSCN1608
deretan kios yang berjualan
DSCN1606
pengunjung asyik belanja produk fashion yang murah

Tiba-tiba dari dalam kios keluar seorang lelaki berwajah oriental, tinggi dan berkulit putih (ya iyalah oriental gitu)

“cicip silahkan dicicip, gratis” rayu lelaki tsb sambil memberikan toples berisi cemilan.

Gue yang dasarnya seneng gratisan dan mudah dirayu langsung ambil dan makan cemilan tsb #ternyataenak.

“mampir-mampir, silahkan masuk banyak oleh-oleh di sini” ajak si lelaki oriental itu.

Berhubung cemilannya enak ya gue terpengaruh untuk masuk.

“hanya 10 ribu saja” rayuannya bertambah.

Mendengar kata sepuluh ribu gue jadi antusias untuk belanja, ternyata gue murahan ya gampang banget mau beli oleh-oleh dengan iming-iming harga sepuluh ribu hahaha.

DSCN1601
oleh-oleh disini berkisar antara 10-15 ribuan saja

Sebenarnya yang membuat gue bela-belain mampir ke toko oleh-oleh ini karena lelaki oriental ini berbicara dengan bahasa Indonesia yang tidak lancar sepertinya dia bukan orang Indonesia berdarah Tionghoa seperti temen gue koh Deddy yang berwajah oriental tapi hati dan lidahnya Palembang banget sehingga dia lancar berbahasa Palembang dan bahasa Indonesia. Lelaki ini akhirnya bercerita kalau dia adalah orang Taiwan, gue kira dia orang Jepang secara orang Jepang pernah menjajah Indonesia atau setidaknya banyak produk elektronik Jepang di Indonesia #eh.

“Ayo pilih-pilih beli yang banyak kasih orang tua oleh-oleh, hatinya jadi senang kalau orang tua senang nanti kamu dapat jodoh” dia merayu kembali.

DSCN1600
oleh-olehnya bervariasi dan packagingnya oke

yaelah nih laki tau aja gue masih jomblo #langsungborong. Dengan bahasa Indonesia yang belum lancar dia sangat ramah melayani gue sebagai pembeli potensial persis agen asuransi atau agen kartu kredit yang memprospek calon nasabahnya #pengalamanpribadidiprospek.

Lelaki oriental ini akhirnya gue ketahui memakai nama Agung sebagai nama Indonesianya, telah menikah dengan mojang priangan selama 9 tahun dan mempunyai 2 anak berumur 9 dan 8 tahun, mungkin inilah sebabnya dia pindah dari Taiwan untuk tinggal di Indonesia dan memilih menjalankan usaha dagang oleh-oleh di kios sederhana oh so sweet….

DSCN1605
Inilah pak Agung, pria Taiwan yang ramah dan awet muda, thanks pak atas resep awet mudanya

Gue memberanikan diri menanyakan usia pak Agung ini karena dia bilang usia istrinya 35 tahun artinya usia bapak Agung ini sekitar 45 tahunan karena anaknya baru berumur 9 tahun, ternyata perkiraan gue salah, usia pak Agung ini sudah 60 tahun ya ampun masih tampak muda sekali.

“Apa pak rahasia awet mudanya?” tanya gue kepo, kan gue mau tampak berusia 17 tahun hahaha

Dia menunjuk sebuah tumbler yang terletak di atas meja yang berisi cairan merah darah #jengjenghoror

“itu jus tomat kok, saya minum jus tomat setiap hari” jawabnya menepis semua dugaan aneh dalam pikiran gue #kebanyakannontonfilmsuzana

Ulala terbongkar sudah rahasia awet muda si bapak Taiwan ini yang berjualan oleh-oleh di Tangkuban Perahu. Gila ya setelah 5 tahun bolak-balik ke Bandung dan baru kali ini berhasil ke sini gue dapet resep rahasia awet muda, memang semua akan indah pada waktunya, mungkin seperti aku yang nanti akan ketemu kamu #mulaingelantur

tomat
inilah rahasia awet muda (sumber gambar: google)

Nah gue tambahin info sebagai bonus, menurut hasil penelitian ilmuwan likopen adalah senyawa yang terdapat pada tomat dan buah-buahan berwarna merah berperan sebagai antioksidan yang dapat menangkal radikal bebas, mencegah kanker prostat dan darah tinggi. Gak suka tomat, tenaaang buah berwarna merah yang memiliki kandungan likopen tinggi bukan hanya tomat kok, ada semangka, jambu biji dan pepaya, silahkan dimakan karena baik untuk kesehatan reproduksi pria dan membuat awet muda. Makan buah dan sayur harus rutin setiap hari kalau sekali-kali ya tidak ada efeknya.

Makan tomat tiap hari sekarang jadi resolusi gue, entahlah apakah nanti faktanya akan terlaksana atau tidak cuma Tuhan yang tahu, manusia hanya berencana, mulutlah yang menentukan…..

Iklan

19 tanggapan untuk “Jangan DIbaca! Rahasia Awet Muda Dari Gunung Tangkuban Perahu

  1. Tuh kaaaaaaaannn jahaaaaaaattt, aku ke Bandung juga ngincer ini tapi hiks nggak kesampaian karena waktunya nggak cukup haha. Wah ternyata mbak zamannya Suzanna, tua dong bhuhahaha *kaboor*

    Suka

  2. pengen ditimpuk ya ngatain gue tua, gue gak tua cuma agak senior aja hahaha, gak sia-sia ke Tangkuban Perahu dapet resep ini. Gue yakin mas Alid juga ngefans kok sama Suzanna eh salah mbak Kajol yg bener

    Suka

  3. Mulai besok minum jus tomat setiap hari. Tadinya aku pikir jalan-jalan bisa bikin awet muda. Tapi tidak juga ya apalagi kalau mukanya terus-menerus dibiarkan terbakar matahari Tanpa sun screen 😂😂

    Suka

  4. wohoooo style Pak Agung udah keliatan banget tapi ya dia bukan orang indonesia (yng berdagang di lapak) rapi dan terkesan lebih menghargai calon pembeli..

    Suka

  5. iya untuk sekedar jualan oleh2 semacam keripik di kios kecil penampilan pak Agung sangat rapi kayak karyawan kantoran, itulah yang menyebabkan tokonya beda dan laris

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s