Kenyang Gila Berbuka Puasa Di KJRI Hongkong

IMG_20150626_134556

Siapa bilang jadi traveler yang sering jalan-jalan itu enak eits salah yang bener itu enak banget hehehe. Biar jadi enak banget maka seorang traveler harus cerdas memanfaatkan segala peluang yang ada untuk membuat acara jalan-jalannya lebih murah tapi tidak murahan alias tetap berkualitas apalagi jika travelingnya ke tempat yang biaya hidupnya mahal macam Hongkong yang sekali makan beneran pake nasi bisa habis 100 ribuan, itupun rasanya gak begitu cocok di lidah dan belum tentu halal, jadi tinggal di Hongkong selama seminggu bakal bikin kantong jebol dan terancam gak bisa balik ke Palembang hanya dari sisi makanan saja apalagi kalau ditambah biaya hotel bisa-bisa pulang jadi gembel.

Nah disinilah sense of irit gue gunakan, gimana caranya gue bisa makan enak dan kenyang tapi gratisan. Jadilah gue berencana berbuka puasa di Konsulat Jenderal RI (KJRI) di daerah Causewaybay Hongkong Island, lokasi gedungnya cukup dekat dengan Hongkong Hostel tempat gue menginap di Peterson Street Causewaybay. Gue kan gak tau alamat pastinya gedung KJRI ini karena memang baru pertama kali ke Hongkong jadi gue sengaja blusukan ke area Causewaybay ini sejak pagi dengan berjalan kaki di mulai dari Victoria Park, Jordan Street dan keluar masuk jalan di sekitar Victoria Park.

IMG_20150626_141712
Jalan di dekat KJRI Hongkong

Di area causewaybay ini kental sekali atmosfer Indonesia mulai dari minimarket, toko makanan, restoran, money changer, Bank dan ATM. Gue juga berkesempatan mengunjungi Dompet Dhuafa Hongkong untuk ikut berpartisipasi menjadi relawan selama gue tinggal di Hongkong, tetapi acara yang digagas Dompet Dhuafa untuk TKI diadakan setiap weekend hari sabtu dan minggu sementara gue hari sabtu akan melanjutkan perjalanan ke Makau tetapi gue sempat bertemu dan ngobrol dengan mbak yang sedang bertugas di kantor Dompet Dhuafa tentang aktifitas Dompet Dhuafa di Hongkong termasuk bertanya dimana lokasi gedung KJRI karena gue berniat untuk berbuka puasa di sana ternyata lokasinya tak terlalu jauh dari gedung Dompet Dhuafa.

IMG_20150626_123058
Mampir ke kantor Dompet Dhuafa Hongkong

karena harga tanah dan sewa gedung di Hongkong ini sangat mahal maka properti yang dimiliki memang berukuran minimalis dan bertingkat ke atas termasuk gedung KJRI ini sehingga pada saat gue akan ke mushola untuk numpang sholat dzuhur lokasi mushola ada di lantai 3, gue kikuk sholat dzuhur di mushola karena gue satu-satunya cewek yang sholat di sana, jemaahnya yang ada semua cowok karena gue datang bertepatan dengan jam usai sholat jumat. Auk ah cuek saja kan gak ada yang kenal, usai sholat gue cabut dari KJRI dan balik ke hostel untuk tidur, kan udah tau alamatnya jadi menjelang berbuka puasa gue akan datang lagi kesini hehehe.

IMG_20150626_141526
Gedung KJRI Hongkong dari luar, pencet tombol dekat pintu dahulu sebelum masuk maka pintu akan terbuka otomatis
IMG_20150626_130710
Suasana di lobby KJRI

Karena bakal buka puasa di KJRI gue dandanlah sedikit biar gak kucel dan lecek, meski backpacker tetap gue harus tampil rapi siapa tau ketemu cowok cakep bakal gebetan tapi yang jadi masalah itu meski gue secantik apapun dandan, bakal jatuh juga penampilannya karena alas kaki yang gue punya sekarang cuma sendal jepit warna pink karena sendal cantik gue yang blink-blink berwarna gold bermerk Yongki Kumaha atuh yang baru gue beli di Matahari saat diskon ternyata putus talinya sewaktu gue pake buat jalan kaki keliling Kuala Lumpur. Gue cari tukang sol sepatu ternyata gak ada di Hongkong hiks…hiks loe kata ini Palembang, dimana semua keperluan bakal gampang ngedapetinnya. Hikmahnya adalah akhirnya gue sadar sesuatu yang cantik rupawan memang gak cocok diajak hidup susah #ehgimana.

Gue percaya diri masuk ke gedung KJRI meski pake sendal jepit, langsung menuju resepsionis untuk mendaftar ternyata gak usah daftar, langsung saja naik ke lantai 2 ke ruang Ramayana, oh oke sampai ruang Ramayana ternyata yang datang baru sedikit cuma ada beberapa ibu sosialita yang akhirnya gue ketahui mereka adalah karyawan sejumlah BUMN yang jadi sponsor pada bukber hari ini, jadi bukber ini disponsori oleh beberapa bank BUMN dan Maskapai penerbangan pemerintah (sudah tau kan ya), sebagai bukti acara bukber benar-benar terselenggara bukan fiktif belaka maka ibu-ibu ini harus berfoto dan gue lah yang jadi tukang foto dadakan untuk mendokumentasikan kegiatan mereka. Hmmm…ibu-ibu sosialita ini gaya bicara dan tingkahnya ya gitu deh…#gakbolehbergosipkanlagipuasa

Tamu bukber masih pada belum datang, gue bingung mau ngapain jadi gue bantu-bantu aja pengurus dapur KJRI menghidangkan dan menyusun makanan, duh makanannya bikin ngiler abis, makanan Indonesia ketika disantap di negara lain itu kelezatannya berlipat-lipat lho.

IMG_20150626_184433
Bantu-bantu menghidangkan makanan, jangan ngiler ya emang enak banget makanannya
IMG_20150626_184315
Selfie cantik dulu mumpung tamu berbuka belum banyak yang datang (sepi sebelum berbuka)

Menjelang waktu berbuka tamu mulai ramai berdatangan dan acara segera dimulai, seperti biasa ada ustad yang diundang untuk mengisi tausiyah tapi begitulah orang Indonesia lebih banyak keahlian speaking dibandingkan listening, oopss…. sehingga gue jadi kasihan dengan si ustad yang ceramahnya kurang begitu didengarkan, termasuk gue aja lupa apa yang disampaikan pak ustad. Pas waktu berbuka tiba mendadak ruangan ini menjadi ramai seolah-olah semua orang datang dari 4 penjuru mata angin hahaha sehingga antrian menjadi ramai, lalu apa kabar dengan ceramah pas ustad?. Ternyata semua orang sibuk makan dan mengurusi makanannya.

IMG_20150626_185750
Antrian yang ramai pas berbuka
IMG_20150626_190358
Antrian di meja takjil
IMG_20150626_191019
Pak ustad sedang ceramah sementara tamu sibuk mengambil makanan

Jadi ada 2 meja prasmanan yang disediakan di sini, satu untuk menyajikan takjil dan satunya untuk makanan besar. Nah meja makan yang menyajikan takjil ini diisi dengan berbagai macam es, kolak, kue=kue, teh hangat dan berbagai macam buah-buahan pokoknya cuma makan takjil saja sudah kenyang banget sebenarnya, tapi kan sayang kalau gak nyobain makan besarnya (bilang saja maruk hahaha), menu makan besarnya terdiri dari lauk-pauk seperti ayam goreng, tempe bacem (surga banget bisa makan tempe di negara lain), gulai daging, capcay dan sop bola-bola seafood, sambel terasi, kerupuk dan lalapan tomat cerry.

Gue makan sekenyang-kenyangnya karena kesempatan amat langka bisa makan makananย  Indonesia yang enak banget gratis lagi plus sambil silaturrahim dengan saudara-saudara sebangsa dan ngobrol dalam bahasa indonesia adalah kenikmatan luar biasa yang gak bisa gue ungkapkan rasanya kecuali bagi yang pernah merasakan hal yang sama.

Gue saranin bagi yang berpuasa di negara lain, mainlah ke KBRI atau KJRI gak usah sungkan atau malu untuk berbuka puasa bersama di sana, selain bisa mencicipi kuliner Indonesia yang kita kangenin juga menjadi ajang silaturrahim bertemu saudara sebangsa dan setanah air. Pemerintah mendirikan KBRI atau KJRI di negara lain tujuannya untuk melayani rakyat Indonesia di negara tersebut bukan cuma pejabat atau anggota dewan yang datang lalu minta previlage untuk dilayani #eh.

Alamat KJRI Honkong :

127-129 Leighton Road, 6-8 Keswick Street, Causeway Bay Hong Kong, P. R. Tiongkok
Phone : (852) 3651 0200
Fax : (852) 2895 0139
Email : info@cgrihk.com

 

12 thoughts on “Kenyang Gila Berbuka Puasa Di KJRI Hongkong

  1. Pink Traveler 11 Juni 2016 / 8:38 am

    hahaha gue mah gitu orangnya om #senenggratisan

    Suka

  2. @eviindrawanto 11 Juni 2016 / 8:50 am

    Kasihan ya ustadz nya memberi ilmu cuma digratisin. Mungkin tuntutan perut lebih utama daripada tuntutan etika ya Mbak ๐Ÿ™‚

    Suka

  3. Pink Traveler 11 Juni 2016 / 10:56 am

    iya mbak evi kasihan ustadnya dicuekin, pas jam buka jadi rame banget yang dateng selain makan ya ngobrol masing2

    Suka

  4. nyonyasepatu 11 Juni 2016 / 6:03 pm

    Kasian ya pak ustadnya, itu keliatan ada yg ngobrol kayakny hehe

    Suka

  5. Shinta 12 Juni 2016 / 8:40 am

    Yang sabar ya pak ustad *eh
    Tipnya kerenlah, dicatet kalo mau buka puasa gratis ke JKRI aja wekekek

    Suka

  6. bayu 13 Juni 2016 / 12:19 am

    Kayanya makanannya enak-enak ya. Apalagi yang gratis, enaknya dobel hehe

    Salam kenal.

    Suka

  7. Pink Traveler 13 Juni 2016 / 8:09 am

    salam kenal juga Bayu, iya enaknya dobel udah makannya gratis rasanya lazis juga

    Suka

  8. Pink Traveler 13 Juni 2016 / 8:12 am

    iya kasihan pas ustad, gak didengerin sama jemaah yang kalap lihat makanan, hooh mbak klo pas puasa diluat negeri ke KBRI/KJRI saja

    Suka

  9. Pink Traveler 13 Juni 2016 / 8:13 am

    iya kasihan pada banyak yang ngobrol sendiri dan kalap lihat makanan kak

    Suka

  10. Katerina 23 Juni 2016 / 2:07 pm

    Gimana ga kenyang makanannya banyak dan yang makan juga makan banyak gitu haha

    Suka

  11. Pink Traveler 21 Juli 2016 / 4:23 pm

    hahaha ini cara berhemat di luar negeri mbak apalagi hongkong mahal yg penting difoto gak kelihatan susah hehehe

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s