Tur Delta Sungai Mekong Harga 10 Dolar

DSCN3877
Perahu berisi turis menyusuri delta sungai Mekong

Kalau di Palembang ada sungai Musi dengan ikon jembatan Amperanya yang cakep dari semua sisi namun gak ada yang jual paket wisata Musi tur maka Ho Chi Minh City di Vietnam yang juga memilki sungai, Mekong namanya telah lebih dulu sadar wisata dengan menjual paket tur wisata Mekong Delta seharga 10 US Dolar atau 220 ribu VND yang bisa dibeli dengan mudah di area backpacker Pham Ngu Lao, travel agent dan hostel atau hotel tempat kita menginap.

Tur Mekong Delta sudah masuk list aktivitas yang ingin gue lakukan selagi traveling di HCMC ini, gue tinggal pesan saja dengan resepsionis di Ecobackpacker hostel tempat gue menginap di Pham Ngu Lao Street untuk ikut tur Mekong Delta dan membayar uang 220 ribu VND atau 10 US Dolar kalau pegang uang dolar. Mbak resepsionisnya memberikan gue secarik kertas kuitansi tanda bukti ikut tur dan berpesan untuk berada di lobby hostel jam 8 pagi karena travel akan menjemput jam 8 teng.

Gue paling susah bangun pagi tapi demi ikut tur dan gak mau telat gue rela bangun meskipun ngantuk, jam 8 pagi teng gue sudah duduk manis di lobby hostel menunggu pacar eh mobil travel yang akan menjemput. Sebuah van abu-abu berhenti di depan hostel lalu keluarlah seorang kakek tua yang ternyata seorang tur guide di tur Mekong Delta ini, dia mendatangi gue dan meminta gue masuk ke dalam van. Selanjutnya gue masuk ke dalam van yang penumpangnya hanya 10 orang saja, masih banyak kursi kosong.

DSCN3954
Inilah van yang digunakan untuk tur Mekong delta kelompok gue, menurut loe gimana?

Sebenarnya gue sedikit kecewa dengan tur rekanan hostel gue ini, sudahlah datangnya telat, tur guide nya kakek tua yang nyebelin tingkahnya ditambah kondisi van yang dipakai juga butut sementara gue melihat van yang seliweran untuk tur ini banyak yang bagus kondisinya (rumput tetangga memang terlihat lebih hijau). Seandainya tur guidenya cakep dan gagah macam abang Jhony Depp, van butut ini akan termaafkan hehehe.

Menuju sungai Mekong ini perjalanan ditempuh selama 2 jam dengan satu kali berhenti di rest area selama 30 menit. Sebelum sampai di tempat peristirahatan, van butut ini mogok karena mesin terlalu panas hingga mengeluarkan asap hitam yang membuat seantero van berbau sangit mesin. Semua penumpang yang berjumlah 10 orang buru-buru keluar mencari udara segar.

Pink mengingat-ngingat ceramah ustad dan para motivator beken tentang pentingnya sabar dan berpikir positif agar hidup lebih sukses dan nanti masuk surga, sabaar…sabaaar….lalu tarik napas dalam-dalam sambil membayangkan Jhony Depp membawakan segelas es jeruk dicuaca sepanas ini. Untunglah mogoknya van butut ini tidak begitu lama sehingga khayalan Pink tidak menjalar kemana-mana (orang Indonesia selalu merasa untung disegala suasana).

Sampai juga van butut ini di rest area, semua peserta tur Mekong Delta ini berasa lega soalnya sudah hampir 2 jam perjalanan sehingga hasrat pengen ke toilet begitu menggelora. Rest area ini berada di pinggir jalan raya dan cukup luas untuk menampung banyaknya jumlah peserta tur hingga ratusan orang. Di rest area ini disediakan toilet, restoran, minimarket, toko suvenir dan bakery. Harga makanan dan cemilan di restoran dan minimarket sangat mahal jadi sebaiknya bawalah makanan, cemilan dan air minum sendiri jika ingin mengikuti tur Mekong ini. Makanan yang murah dan terjangkau cuma roti dan Banh Mi saja.

DSCN3840
Rest area untuk tur Mekong delta
DSCN3841
Restoran di rest area

Setelah 2 jam perjalanan sampailah gue ke dermaga Mekong Delta, nama-nama peserta tur akan dicatat lalu dilaporkan ke petugas yang ada di dermaga. Semua peserta tur yang berjumlah 10 orang ini terdiri dari 5 orang asia dan 5 orang bule dan gue satu-satunya orang Indonesia diantara 10 peserta tur ini.

DSCN3846
Dermaga kapal di sungai Mekong
DSCN3850
Jembatan di atas sungai Mekong

Naiklah semua peserta tur ke dalam kapal kayu dan semua peserta tur harus memakai pelampung (safety sangat diperhatikan). Kapal kayu pelan-pelan meninggalkan dermaga menyusuri sungai Mekong, kakek tua yang jadi guide mulai menjelaskan dengan bahasa Inggris yang terdengar aneh tentang sungai Mekong yang mengalir di 3 negara yaitu Vietnam, Laos dan Kamboja.

DSCN3897
Peserta tur didalam kapal kayu menyusuri sungai Mekong
DSCN3900
Inilah sungai Mekong yang lebar dan luas, mengalir di 3 negara yaitu Vietnam, Laos dan Kamboja

Sampailah kami di delta pertama, lalu kapal kayu merapat di dermaga. Semua penumpang turun dan kami menuju ke sebuah peternakan madu sekaligus tempat mencicipi madu. Kakek mengajak peserta tur untuk mencoba memegang kayu yang berisi sekumpulan lebah. Gue pun tak mau kalah mencoba memegang kotak kayu tersebut sambil berdoa semoga kawanan lebah ini tidak berontak dan beralih menggigit gue sehingga membuat badan gue menjadi beneran pink.

DSCN3852
Bule peserta tur antusias memegang kotak lebah
DSCN3855
Kakek tua yang jadi tur guide Mekong delta meminta Pink memegang kotak lebah

Setelah pertunjukan memegang lebah selesai, peserta tur diajak duduk mencicipi madu tapi buat suami janganlah memadu istri,  diatas  meja makan disediakan cemilan keripik pisang dan jeruk kunci lalu pelayan dengan cekatan membuat air jeruk hangat ditambah madu. Rupanya ini tempat penjualan madu dan keripik pisang, jamuan yang diberikan pelayan ini hanyalah tester hehehe.

IMG_20160629_111843
Jeruk kunci, madu dan air hangat di atas meja yang disediakan
DSCN3859
Pelayan cekatan membuatkan air jeruk ditambah madu agar kuat mengikuti tur Mekong Delta
DSCN3858
Pelayanan maksimal di tempat penjualan madu

Gue akhirnya membeli madu sebotol akua kecil seharga 80 ribu VND (yang nantinya disita di bandara KL, jadi sedih adek bang), beli karena merasa gak enak karena tak ada satupun peserta tur yang membeli jualan pemilik kedai yang memberikan tester minuman dan cemilan gratis ini (orang indonesia emang gitu, suka gak enakkan ya). Tester keripik pisangnya gue habiskan, sayang sudah dikasih gratis hehehe (orang indonesia memang suka yang gratis kalau bisa refill dan dibawa pulang).

Kemudian peserta tur diajak melihat dan menyentuh ular, hiii Pink nyerah deh kalau sama ular, badan panas dingin saking takutnya meskipun si kakek tur guide menjamin kalau ular tersebut tidak berbahaya. Teringat Irma Bule seorang penyanyi dangdut yang biasa nyanyi bawa ularpun akhirnya digigit ular.

DSCN3862
Traveler asal Perancis ini selain cakep juga pemberani, doi mirip Lindsey Lohan ya

Setelah bermain dengan ular, peserta tur diajak untuk duduk manja dan bersantai sambil ngerujak buah. Selagi peserta tur makan buah-buahan yang dicocol cabe garam mereka akan dihibur dengan nyanyian gadis-gadis vietnam yang berbaju tradisional Ao Dai yang berwarna cerah, panjang namun ketat. Setelah selesai dihibur oleh nyanyian lagu berbahasa Vietnam yang gak gue ngerti, peserta tur dimintai tips alias saweran yang diletakkan di dalam keranjang kecil.

IMG_20160629_114032
Dihibur dengan nyanyian lagu Vietnam dari gadis-gadis yang memakai baju Ao Dai
IMG_20160629_113911
Aneka buah-buahan tropis yang disuguhkan
DSCN3867
Ular kobra di dalam minuman beralkohol yang dijual, minuman ini banyak dijual di Vietnam sebagai obat kuat tradisional

Acara inti tur Mekong Delta pun dimulai, 10 orang peserta dipecah menjadi 2 tim yang terdiri dari 5 orang dan akan naik perahu kecil menyusuri delta sungai Mekong. Masing-masing perahu berisi 5 orang ditambah 2 pendayung, kakek guide menyusun tim yang bisa menyeimbangkan perahu agar tak oleng, campuran antara yang berbadan kecil dan besar dalam satu perahu.

DSCN3871
Trip menyusuri delta sungai Mekong berawal di dermaga ini

Sebelum naik perahu kakek guide berpesan kepada semua peserta tur untuk tidak mengeluarkan tangan ke dalam sungai nanti tangannya hilang, semua peserta tur nurut saja meskipun ada yang bertanya mengapa, pokoknya tangan tidak boleh keluar dari perahu dan dicelupkan ke sungai titik, pesan kakek mengultimatum (di negara komunis “silent is a gold” berlaku).

DSCN3876
Inilah acara inti tur delta sungai Mekong, menyusuri sungai kecil dengan pemandangan pohon-pohon sejenis palem sepanjang sungai
DSCN3885
Banyak ibu-ibu yang jadi pendayung perahu, berilah tips setelah selesai trip

Gue terkagum-kagum sama kemasan paket wisata di Vietnam ini, anak sungai Mekong seuprit yang berwarna coklat keruh ini bisa dijadikan objek wisata dan ramai sekali yang datang. Menyusuri delta sungai Mekong yang panjangnya tak sampai 2 kilometer cuma membutuhkan waktu paling lama 15 menit dengan pemandangan pinggir sungai tanaman sejenis palem dan lalu lalang perahu –perahu tur.

DSCN3894
Trip menyusuri delta sungai Mekong berakhir di gerbang ini

Setelah itu peserta tur naik kembali ke kapal dan menyusuri sungai Mekong kembali lalu berhenti di sebuah delta/daratan yang cukup luas untuk beristirahat makan siang dan melihat pabrik pembuatan coconut candy atau dodol. Makan siang gratis diberikan di dalam restoran dengan paket nasi yang sudah ditentukan jika ingin menambah menu maka dipersilahkan bayar sendiri.

DSCN3906
Restoran tempat makan siang
DSCN3902
Teman-teman sesama peserta tur menikmati makan siang mereka

Paket nasi yang diberikan tidak halal karena lauknya daging babi dan menu restoran juga tidak ada untuk vegetarian justru menunya banyak yang esktrim seperti ular, penyu dan daging buaya (berani nggak loe). Satu yang pasti harga makanan di tempat wisata berlipat-lipat di Vietnam ini yang membuat turis enggan untuk membeli makanan.

DSCN3904
Paket makan siang gratis yaitu nasi campur berlauk daging babi (tidak halal)

Karena gue nggak bisa makan siang dan juga tidak dapat kompensasi jadi melipir untuk keliling tempat ini dan membidikkan kamera ke berbagai objek. Setelah itu gue memperhatikan cara pembuatan coconut candy disini.

DSCN3901
Beneran ada buaya darat di sini
DSCN3920
Ikan di kasih minum pake dot coba
DSCN3918
Entahlah apa yang dilakukan Pink di sini, mungkin dia lelah
DSCN3910
Taman di depan kuil yang ada di delta tepat makan siang

Kelar makan siang dan jalan-jalan melihat pembuatan coconut candy, peserta tur diajak naik ke kapal untuk berhenti ke delta terakhir yaitu pabrik pembuatan coconut candy kedua. Di pabrik ini si kakek menunjukkan cara pembuatan coconut candy yang dimulai dari pengupasan dan pemarutan kelapa secara tradisional. Si kakek memperagakan cara pengupasan dan pemarutan kelapa dengan bangga sambil meminta peserta tur mencobanya, gue dalam hati ngebatin (ya elah yang kayak beginian mah dari kecil gue dah familiar, di kampung banyak hehehe).

                                                                         Proses pembuatan coconut candy
DSCN3931
Si Mbak serius sekali membuat kue semprong
DSCN3930
Cara melipat kue semprong, tangan dipakein sarung tangan biar gak panas

Pink memperhatikan pembuatan crispy waffle alias kue semprong dengan alat yang lebih modern dibandingkan dulu saat Pink masih kecil yang juga pernah belajar membuat kue semprong menggunakan cetakan besi yang dipanggang diatas kompor (Pink memang tangannya gak bisa diem sejak kecil hehehe). Kue semprong inilah menu makan siang gue di tur Mekong Delta ini, harganya 10 ribu VND untuk 4 buah kue semprong (mencintai kearifan lokal)

Kakek tur guide ini tentu saja dapat fee dari pabrik coconut candy ini karena mengajak peserta tur datang ke sini padahal di tempat sebelumnya kami sudah melihat pembuatan coconut candy (bikin sebel nggak sih si kakek).

DSCN3936
Coconut candy yang bisa dijadikan oleh-oleh

Traveler cewek asal Perancis, teman di dalam tur ini bertanya pendapat gue tentang tur Mekong delta ini yang gue jawab turnya cukup menarik tapi sebagai sesama orang Asia bagi kami menyusuri sungai, melihat proses pembuatan dodol dan lain-lain di tur ini adalah hal yang biasa bagi orang Indonesia terutama gue yang berasal dari Palembang salah satu daerah di pulau Sumatera. Kalau melihat dari ekspresi si traveler, sepertinya dia juga tidak begitu terkesan dengan tur Mekong delta ini, entahlah itu cuma tebakan gue aja.

Akhirnya tur Mekong delta ini selesai, kami naik kapal kembali ke dermaga awal dan naik van butut lagi untuk diantarkan ke Ho Chi Minh City dengan lama perjalanan 2 jam. Hal unik yang gue lihat dalam perjalanan selama di van yaitu banyaknya sawah di pinggir jalan yang ditengahnya terdapat kuburan, hiii…..mungkin itulah rahasia kelezatan beras Vietnam.

Menurut gue pribadi sih coba aja ikut tur Mekong delta ini, harga 10 US Dolar cukup sepadan dengan apa yang kita dapat yaitu naik mobil travel/van 4 jam pp, ngerujak buah sambil dinyanyiin cewek-cewek Vietnam, naik kapal dan perahu, dapet makan siang gratis dan melihat pembuatan coconut candy.

Sampai tur selesai gue tetap bertanya dalam hati, mengapa peserta tur tidak boleh mengeluarkan tangannya dari perahu???.

35 thoughts on “Tur Delta Sungai Mekong Harga 10 Dolar

  1. @eviindrawanto 13 Agustus 2016 / 10:58 am

    Mbak Pink, pengalaman kita sama dalam mengikuti turut Delta Mekong ini. Kalau One day tour ini kita tidak bisa melihat pasar terapungnya ya karena berlangsung pagi sekali. Ma untuk icip-icip teh dengan madu itu menurutku sudah termasuk dalam paket tour. Aku juga tidak membeli apa-apa di sini tapi kakak iparku sih membeli 2 botol madu karena berfikiran yang sama dengan Mbak Pink hehehe

    Disukai oleh 1 orang

  2. Pink Traveler 13 Agustus 2016 / 11:25 am

    iya mbak, mood hampir aja rusak selama tur ini gegara mobil travel ini, iya ya mbak icip madu itu udah paket tur soalnya pasti rugi kalau tiap hari ngasih minuman madu sama pengunjung yang jumlahnya banyak

    Suka

  3. omnduut 13 Agustus 2016 / 7:54 pm

    Lha di Vietnam ada semprong juga hehe. Kalo ke Vietnam kayaknya skip aja yang satu ini ya. Durasinya lama.

    Disukai oleh 1 orang

  4. claraBerkelana 13 Agustus 2016 / 9:40 pm

    Aku pernah ikut tur mekong ini wkt di HCM. Menurut aku sih itinerarynya mengecewakan. Sesuatu yg gampang bisa kita temuiin di Indonesia. Aku lbh suka ke chu chi tunnel, lbh aneh dan informatif. Itu mnrt aku loh 😀 kalo ada tur kuliner hcm aku mau ikutan. Nyaaaaam 😋😋😋

    Disukai oleh 1 orang

  5. Putri Natalena 14 Agustus 2016 / 11:01 am

    Dulu waktu ke HCMC ga sempat ke Mekong, ngejar waktu ke Mui Ne dan Hoi Ann.
    Oh iya Mba Pink, $10 bukan Rp 220.000, paling sekitar Rp 130.000 – Rp 170.000, tergantung rate waktu itu.

    Suka

  6. Pink Traveler 15 Agustus 2016 / 9:11 am

    itu 220 ribu VND kak, aku pake Dong bukan rupiah, wah asyik bisa ke Mui Ne dan Hoi Ann, iya mending di skip aja sih mekong delta berhubung gak tau klo turnya gak seru ya ikutan aja, makanya di share biar yang mau ikut tur mikir lagi mau skip atau jadi ikut soalnya seharian

    Suka

  7. Pink Traveler 15 Agustus 2016 / 9:14 am

    iya nih makanya ku share dengan detil Clara jadi traveler bisa mempertimbangkan mau ikut atau skip saja, aku malah gak ikut chu chi tunnel soalnya gak begitu suka yang berhubungan dgn peninggalan perang apalagi lokasinya jauh. Kuliner di HCMC sih enak kalo bisa makan segala

    Disukai oleh 1 orang

  8. Pink Traveler 15 Agustus 2016 / 9:21 am

    vietnam sama indonesia itu banyak miripnya om, kan sudah baca blog Pink om, cukup detil kan menggambarkan tur mekong delta jd kalo mo di skip silahkan ganti saja dengan jalan ke mui ne atau hoi ann

    Suka

  9. Putri Natalena 15 Agustus 2016 / 12:52 pm

    Ya ampun ga currency nya ke skip ama mataku hahahahha. Iya sih, Mekong kurang direkomendasikan, sama kaya tour yang di golden triangle itu juga mba. Btw mba Pink udah pernah hitching kah ?

    Suka

  10. Pink Traveler 15 Agustus 2016 / 1:37 pm

    pernah hitching nyoba di Ubud Bali tapi gak berhasil mgkn karena gak pake kertas cuma modal jempol aja gak ngerti kali ya orang lokal maksudnya hahaha. Kapan2 jalan yuk keliling jawa atau NTB

    Suka

  11. rapidaharrusli 15 Agustus 2016 / 3:02 pm

    wah miss pink kesabarannya bener bener di uji yah,,,udah dapet tur guide yang kayak gitu eh dapet bus yang butut. tapi gak masalah ya miss pink yang penting miss pink bisa merasakan bagaimana sensasi memegang segerobolan lebah,,waw kece abis deh miss pink..Tapi miss pink harus coba pegang ularnya dong,,miss pink kan berani hehehe

    Disukai oleh 1 orang

  12. Putri Natalena 15 Agustus 2016 / 7:13 pm

    Aku NTB udah Mba, tapi belum semua sih. Mo coba hitching di seputaran jawa yuk? Nyoba semampunya aja dptnya kaya apa hehehhe.

    Disukai oleh 1 orang

  13. nyayufitriar 15 Agustus 2016 / 10:10 pm

    Wah semangat nulisss y Bu Nana, aku pembaca setia blog Ibu lohh hehehehe 🙂

    Disukai oleh 1 orang

  14. Pink Traveler 16 Agustus 2016 / 10:12 am

    makasih ya nyayu semoga nanti ada kesempatan jalan2 lewat lomba atau pertukaran pelajar ya

    Disukai oleh 1 orang

  15. Pink Traveler 16 Agustus 2016 / 10:13 am

    ih iya pengen keliling jawa dari barat sampai timur

    Suka

  16. Fitria wulandari 17 Agustus 2016 / 4:18 am

    Hallo nyonya pink^^
    Uda smpet mampir ke wisata sungai mekong aja nih…
    Wkwkkwk ada apa gerangan dengan kakek tua dan bus butut itu?.. Tenang dua hal itu pasti hanya untuk menguji kesabaranmu aja kok (wihh sokbijak:v). Tapi saya sebagai pembaca setia ny blog nyonya juga bingung kok gak boleh mengeluarkan tangan dri prahu ya? dan mengapa ada kuburan di tengah persawahan?Mungkin hanya orang vietnam yg tau…
    But so far so good.. Wkkwkwkw di tunggu trip selanjutnya nyonya pink;)

    Suka

  17. Pink Traveler 18 Agustus 2016 / 7:24 am

    astaga dipanggil nyonya, misternya gak ada

    Suka

  18. Rohma herlina 18 Agustus 2016 / 3:41 pm

    Wahhh…. seru kayaknya perjalanannya mrs pink walaupun mobilnya butut ama mogok ama guidernya yang udah lansia, (hehehe) tapikan perjalanannya tetap seru tuh :-).
    oh ya kudu hati-hati dong kalau makananya gratis tapi gak halal. pelajaran yang besar berarti kalau saya keluar negri gak asal makan aja 😀
    unik juga kuburan di tengah sawah sama itu sih ikan yang dikasiih makan pakai dot kalau di indonesiakan hamburin aja, kalau ikannya mau dimakan kalau enggak yah udah.
    GREAT story mrs PINK, thankyou for sharing your exprience. wait for the next story miss pink

    Suka

  19. Fitria wulandari 19 Agustus 2016 / 4:56 am

    Wkwkkw yes nyonya pink 😉

    Suka

  20. jonathanbayu 19 Agustus 2016 / 12:59 pm

    Mekong memang luas ya, aku pernah nonton beberapa kali ttg sungai itu di NG channel pas lagi bahas hewan-hewan airnya hehe
    Kalau utk tur sungai di Indonesia coba deh di sungai Barito, asik juga ada pasar terapungnya 🙂

    Disukai oleh 1 orang

  21. Pink Traveler 19 Agustus 2016 / 1:02 pm

    pengen ke sungai Barito tapi budgetnya lebih mahal kalau jalan2 di Indonesia kak #persoalan

    Disukai oleh 1 orang

  22. jonathanbayu 19 Agustus 2016 / 5:51 pm

    Bener juga yah..sebenernya sih murah ke Barito..tapi paling hanya beda sedikit ya dengan Mekong..jadi mending ke luar deh hehe

    Disukai oleh 1 orang

  23. thelittlelai: Beyond limits 20 Agustus 2016 / 6:28 am

    You have amazing adventures. I wish this could be written in English so I could able to understand. But for now, let me enjoy all your photos.

    Disukai oleh 1 orang

  24. Pink Traveler 20 Agustus 2016 / 7:37 am

    Thank you, I write my travel story to encourage women in my country to be brave to be a solo traveler and see the world. My English is poor dude, I still write in Indonesia for now but oneday I will write in English 😀

    Suka

  25. thelittlelai: Beyond limits 20 Agustus 2016 / 7:51 am

    It’s okay, you’re a blessing and an inspiration to your country men. Keep encouraging them, travelling is one of the best gift that everyone must consider to try and embrace. Keep travelling!

    Suka

  26. Emakmbolang 22 Agustus 2016 / 2:31 pm

    Pernah aku lihat liputan tentang minuman bertenaga ular kobra itu, lihatnya aja merinding apalagi minum, huaaaaa

    Suka

  27. Pink Traveler 22 Agustus 2016 / 2:42 pm

    di China sama Vietnam emang banyak minuman model begini dengan bermacam-macam hewan buas di dalamnya, yah kalau sebangsa raja minum beginian masih maklum mbak kan selirnya banyak, lha kalo orang biasa gimana coba

    Suka

  28. Nasirullah Sitam 23 Agustus 2016 / 8:04 am

    Ini salah satu destinasi wisata paling sering dikunjungi kalau ke Vietnam. Walau aku belum pernah ke LN, tapi kalau disuruh milih main di asia tenggara, Vietnam menjadi tempat pertama yang aku pilih. Pengen lihat goa buatan yang dibikin waktu perang Vietnam 🙂

    Disukai oleh 1 orang

  29. Pink Traveler 23 Agustus 2016 / 9:03 am

    Vietnam ini mirip banget sama indonesia tapi tempat2 bersejarahnya masih terawat

    Suka

  30. ErvinaFasha! 25 Agustus 2016 / 8:26 pm

    Kayak di Kalimantan ya ms. Pink,
    Itu gimana minumnya coba minuman cobra._. kkkk

    Suka

  31. MilaMila 26 Agustus 2016 / 7:16 pm

    Makasih ulasannya Ms Pink. Stlh baca ini jadi fix ga tour kesini awal bulan depan. Menurut Ms Pink di HCMC objek wisatanya apa aja sih yang bagus? Baca2 ulasan wisatanya belum ada yang sreg hahhaa

    Suka

  32. Pink Traveler 27 Agustus 2016 / 8:17 am

    tergantung hobinya Mila apa, tempat2 bersejarah seperti museum dan gedung2 tua lokasinya berdekatan jadi cukup satu hari misalnya gedung kantor pos, katedral notre dome, people city hall, independence palace (10 ribu VND tiketnya, lumayan bagus), ada fine art museum (10 ribu VND tiketnya, kalau suka art ini bagus tp agak sepi), aku gak ke chu chi tunnel karena gak suka, yang aku suka ke Heli Bar dan book cafe ada tulisannya di blog silahkan baca. makasih sudah mampir

    Suka

  33. Setiawan_Djodi 15 September 2016 / 2:56 pm

    kern tuh mbak pink, sungai mekong yah, naik tongkang aja jalan jalan tuh ke sungai musi, lebih asyik tuh aja jembatan amperanya juga dan lebih murah tentunya hehe, sdah tur langsung santap tuh pempek lenjer (laper jadinya), sedap tuh kayaknya kn setpie lh dengan tur kesungai mekong (y).. :))

    Disukai oleh 1 orang

  34. Pemutih Wajah Terbaik 19 Oktober 2016 / 2:51 pm

    wahh sayang sekali ya makan siang nya gak halal, coba kalau ada yang halalnya juga pasti enak.. hhe

    Disukai oleh 1 orang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s