Beranda · Destinasi

11 Fakta Menarik Di Ho Chi Minh City

IMG_20160628_123939

Seminggu berada di Ho Chi Minh City atau kota Saigon membuat gue cukup memiliki waktu untuk mengobservasi dan kepo terhadap kota dan masyarakatnya. Sayangnya tetep gak cukup waktu buat dapat gebetan cowok Vietnam hahaha#cowokIndonesiatiadaduanya. Bak mengumpulkan bola ajaib di film kartun Dragon Ball, akhirnya 11 fakta menarik di HCMC ini gue temukan selama backpacking di HCMC, boleh ditambahkan di kolom komen apabila teman-teman juga menemukan bola eh fakta ajaib lainnya.

1. Cewek Vietnam Cantik dan Langsing

Cowok-cowok Indonesia pasti bakal demen dan gampang banget naksir cewek –cewek  Vietnam, karena mereka memenuhi ekspektasi cowok Indonesia yang sebagian besar menyukai cewek cantik, kutilang (kurus, tinggi, langsing) dan berkulit putih ditambah lagi cuaca di HCMC ini panas sepanas melihat mantan jadian dengan orang lain trus posting di socmed #bukangue menyebabkan cewek-cewek Vietnam senang berpakaian kurang bahan disamping penghematan juga sih. Nah buat cewek tolong kalau ke Ben Than market jangan ajak cowok atau suami elo karena disanalah gudangnya cewek-cewek cakep yang pake tank top dan rok mini atau hot pants. Cowok yang biasanya gak demen belanja dijamin jika ke Ben Than market langsung semangat empatlima hahaha.

Karena cewek-cewek Vietnam ini kutilang membuat gue yang bodynya bak gitar spanyol KW ini kesusahan nyari baju karena ukurannya nggak muat tapi karena gue #generasioptimis biasanya tetap beli sambil menghibur diri kalau gue bakalan diet habis pulang dari sini, sayang seringnya cuma wacana aja dan gue tetap gak pernah kurus #inisalahpempek.

Kalau di Indonesia mungkin HCMC ini seperti kota Bandung yang banyak banget cewek cakep plus bening-bening gitu dan setelah gue perhatikan struktur kota dan jalan raya di HCMC ini memang mirip Bandung, banyak sekali jalan tapi sebenarnya cuma muter-muter di kawasan yang sama #hasilblusukan.

IMG_20160628_123939.jpg
Cewek Vietnam selain cantik, kutilang dan putih juga rajin berdoa (calon istri idaman)

Gue beli juga produk-produk kosmetik dan skin care lokal Vietnam karena harganya cukup murah, paling banyak gue beli masker wajah dengan harapan setelah masker dilepas wajah gue berubah jadi cantik kayak Song Ha Kyo, eh itu artis Korea ya bukan Vietnam. Tapi ternyata wajah gue gak berubah sih tetap manis kek Dian Sastro hahaha #ditimpuktomat.

Note: cowok bakalan serba salah juga sih di HCMC ini, nggak dilihat pasti kelihatan dan juga rezeki, dilihat bikin sesak itunya #siapaitunya

2. Obat Kuat Dari Hewan Berbisa

Segala hal tentang seks dan printilannya selalu berhasil menarik minat manusia termasuk gue yang memang bukan malaikat apalagi jika melihat sesuatu yang beda dan berhubungan dengan seks seketika rasa ingin tahu begitu tinggi. Mendengar kata obat kuat cowok-cowok langsung tajem kupingnya dan kepo pengen tahu sekuat apa obat tersebut apakah bisa bertahan lama sampai semalam suntuk karena mungkin mau dipake untuk nonton petunjukan wayang atau pertandingan bola #masihlugu.

Rasanya ditiap negara atau daerah memiliki ramuan sendiri untuk obat kuat misalnya ramuan dari daerah Madura yang dipercaya bisa membantu keharmonisan rumah tangga atau biar disayang istri katanya, sebaiknya tanyakan sama istri yang suaminya meminum ramuan Madura sebab gue belum bersuami apalagi bersuamikan orang Madura.

Ramuan obat kuat dibuat dari bahan-bahan yang lazim sampai bahan yang tak lazim alias aneh dan menjijikkan, bagaimana enggak, sering kali di Palembang atau di kampung di Lahat, setiap ada pemotongan kambing bapak-bapak akan memperebutkan alat kelamin kambing yang dipercaya bisa bikin kuat, gue maklum sih kalau di kampung mungkin infotainment eh salah entertainment emang kurang jadi wajarlah hiburannya dengan rajin membuat anak #eh.

Tak terkecuali di Vietnam, ramuan obat kuatnya ekstrim banget yaitu hewan-hewan berbisa dan menyeramkan seperti ular, kalajengking atau tokek yang direndam di dalam botol berisi alkohol, kalau di Laboratorium Biologi itu proses pengawetan hewan yang nantinya menjadi koleksi di Lab untuk praktik mata kuliah anatomi hewan dan zoology. Sementara untuk orang Vietnam cairan rendaman hewan tersebut diminum, sungguh yang meminumnya kuat alias berani banget.

DSCN3869.JPG
Obat Kuat Ala Vietnam

Minuman ekstrim ini gue lihat disalah satu kedai minum di Pham Ngu Lao street (area backpacker) dan di tur Mekong Delta.  Jika elo berniat membelinya, gue nggak tau berapa harganya dan apakah diperbolehkan dibawa di bandara. I have no idea dude, jadi nggak bisa bantu ya.

Note: Pastikan untuk meminum obat kuat jika sudah punya pasangan halal, cukup umur dan kondisi jantung sehat, resiko silahkan ditanggung sendiri. Penulis tidak bertanggung jawab jika ada efek samping atau tuntutan dikemudian hari.

3. Sinetron Di TV Vietnam Lebay

Selama nginep di Eco Backpacker Hostel, gue pernah upgrade ke kamar private dengan fasilitas televisi sehingga gue bisa nonton TV sambil leyeh-leyeh cantik, gue pencet remote tv untuk gonta-ganti chanel yang kebanyakan isinya adalah sinetron lokal, drama Korea (penggemar K-Pop juga ternyata) dan drama India tapi bukan Uttaran. Sinetron lokal ini aktris ceweknya cantik-cantik sementara aktor cowoknya nggak cakep jadi kebanting banget penampilannya (jadi bayangkanlah jika pemain sinetron aja nggak cakep gimana cowok yang jadi rakyat jelata).

Inti cerita dari sinetron Vietnam ini sebelas-dua belas sama sinetron di Indonesia berkisar antara perebutan harta, tahta dan wanita (Angling Dharma dong), ketidakharmonisan mertua dan menantu serta hubungan yang tidak direstui orang tua. Hadeuh kayaknya drama dan sinetron di Asia Tenggara udah janjian untuk pake plot cerita yang sama ala-ala sinetron Tersanjung atau Cinta Fitri.

4. Cinta Sama Kopi Dan Kedai Kopi Dimana-mana

Penduduk Vietnam sadar betul akan keunggulan hasil sumber daya alamnya yaitu kopi sehingga kopi itu menjadi minuman nasional yang mungkin hukumnya wajib diminum bagi penduduk Vietnam, siapa tahu memang ada undang-undangnya kali yang mewajibkan untuk minum kopi karena dimana-mana gue melihat penduduk lokal minum es kopi terutama setelah makan layaknya minum es teh manis di indonesia.

IMG_20160628_105402
Kopi Vietnam dijual sebagai oleh-oleh di Ben Than Market

Kopi ini menjadi minuman rakyat yang sudah membudaya dan mendarah daging dalam keseharian orang Vietnam sehingga  loe bisa temukan penjual kopi dimana saja mulai dari jualan pake sepeda, warung tenda, sampai di cafe atau restoran semua menyajikan menu kopi Vietnam yang tentu saja tanpa sianida, jadi nggak perlu parno minum kopi Vietnam dan menjadi drama panjang kayak sidang Jessica yang belum juga selesai. Mungkin jika darah orang Vietnam diambil, warnanya hitam seperti kopi bukan biru seperti sebagian orang Indonesia.

DSCN4386.JPG
Penjual kopi pinggir jalan sedang meracik kopi Vietnam tanpa sianida
DSCN3979
Kopi yang merakyat

Banyak warung kopi atau istilah internasionalnya coffee shop berdiri dan melayani orang-orang yang ingin minum kopi dengan mengusung konsep-konsep yang berbeda, orang marketing sih bilangnya diferensiasi (embuhlah artinya pokoknya tampil beda gitulah) demi menarik pengunjung tentu saja jaminan free wifi (bukan wife) yang kenceng.

DSCN3703.JPG
Segelas kopi dan buku, 2 hal yang membuat gue betah
DSCN4540.JPG
Coffee shop lokal berdesain kece
thumb208365
Coffee shop lokal yang cabangnya dimana-mana

Banyak coffee shop lokal yang keren mengalahkan gerai kopi Amrik yang banyak diincer tumblernya, jadi kalo lagi di Vietnam jangan lupa untuk nongki-nongki cantik di warung kopi lokal seperti Book Cafe. Starbucks memang favorit turis buat nongki tapi di Indonesia kan ada, jadi menurut gue lebih otentik jika nongki di warung kopi lokal berbaur dengan penduduk Vietnam, siapa tahu disuruh mampir ke rumahnya dan dijadikan calon mantu hehehe.

5.Taman Kota Tempat Hiburan Favorit

Taman kota menjadi semacam oase di padang pasir bagi kaum urban di HCMC , mulai dari pagi hingga malam hari penduduknya gemar melakukan banyak kegiatan di taman, tapi yang paling rame itu disore sampai malam hari, mungkin karena pagi hari disibukkan oleh kerja, kerja dan kerja seperti jargon pak Jokowi.

Gue mengagumi fasilitas yang disediakan di taman seperti area bermain anak, gajebo (gak jelas bo), peralatan fitnes sampai bangku taman buat pacaran dan mesra-mesraan. Sungguh pemerintahnya sangat perhatian dalam menyediakan kebutuhan rakyatnya, kalau seperti ini dugaan gue pasti di HCMC ini tidak banyak yang berstatus jomblo #eh.

DSCN3537.JPG
Tempat bermain anak

Kegiatan penduduk lokal di taman kota ini beragam mulai dari senam bersama, latihan bela diri, fitnes, bermain bersama anak, bernyanyi sambil menari dan juga pacaran tentunya. Sebagai jomblo menjadi musibah datang ke taman karena melihat pemandangan pasangan yang pacaran dan mesra-mesraan di taman sungguh mengiris hati, kok ya nggak ngajak-ngajak gitu, ya iyalah kalo lagi pacaran dunia milik berdua yang lain cuma ngontrak. Sebagai orang yang ngontrak gue memutuskan untuk tabah menghadapi cobaan ini dan terus move on berjalan ke sisi taman yang lain bersama sesama pengontrak lainnya.

DSCN3966
Senam bersama di sore hari
DSCN3541.JPG
Dua sejoli dimabuk asmara, duduk berdua di taman kota

Dari sekian banyak aktivitas menyenangkan di taman kota selain pacaran dan bermesraan yaitu melihat penduduk lokal bernyanyi dan berdansa berpasangan (duh gak enak kan jadi jomblo main ke taman),  jadi baik tua mapun muda akan bernyanyi bersama mengikuti lagu dan berdansa atau menari berdua seperti tarian salsa atau tango secara berpasangan, jadi jangan heran jika melihat kakek-kakek dan nenek-nenek sekalipun masih semangat untuk bernyanyi dan berdansa bersama.

DSCN3539
Gazebo tempat bernyanyi dan berdansa di malam hari

Pengen gabung sih sama mereka untuk berdansa bersama tapi gue gak bisa dansa dan gak bawa pasangan juga (nasibmu Pink emang ngenes). Jadi pengen belajar dansa kalau begini hahaha. Acara menyanyi dan berdansa seru ini bisa disaksikan saat malam hari jadi sebaiknya menikmati taman kota itu sore dan malam hari karena suasana lebih meriah.

Kegiatan seru lainnya di taman yaitu bermain badminton ala Vietnam, apa sih istimewanya main badminton di HCMC?.  Main badmintonnya pake kaki,  iya elo nggak salah baca mainnya pake kaki. Jadi shuttle cock nya itu seperti cock badminton biasa hanya saja lebih ramping, bola bulu angsa ini dimainkan pake kaki dengan cara ditendang.  Jadi sendal yang mereka pakai berfungsi sebagai raket, sungguh hebat penemu olahraga ini menjadikan main badminton di Vietnam lebih hemat biaya.

Gue nyoba ikutan main badminton pake kaki ini bersama penduduk lokal namun tak pernah berhasil, tampak mudah sih kalo dilihat tapi susah banget ternyata mainnya, gue harus menendang cock menggunakan telapak kaki bagian dalam agar telapak kaki bisa berfungsi menjadi raket. Gue sedih sih, main badminton normal pake tangan aja gue kalah apalagi pake kaki.

Gue melihat tatapan iba dari penduduk lokal yang melihat kemampuan gue belajar badminton tak juga ada kemajuan, untunglah gak ada gebetan disitu sehingga gue gak perlu gengsi kelihatan tidak pintar (bodoh diperhalus). Akhirnya penjual asongan shuttle cock menghampiri gue dan merayu-rayu agar gue beli shuttle cock untuk belajar main badminton pake kaki secara serius setelah pulang ke Indonesia, siapa tahu gue nanti bisa ahli main badminton pake kaki dan mampu menarik hati calon mertua di Indonesia.

Note: cewek yang jago masak udah banyak jadi apa salahnya kalo punya kelebihan lain yaitu bermain bulutangkis pake kaki, apalagi baru saja Butet dan Owie menang olimpiade bulutangkis tapi pake tangan kan belum ada yang pake kaki. Jadilah yang pertama dan pionir dalam mengerjakan sesuatu, itu salah satu kunci kesuksesan…..

Masih ada 6 lagi hal menarik di HCMC, sayangnya harus to be continued….

Iklan

42 tanggapan untuk “11 Fakta Menarik Di Ho Chi Minh City

  1. Uhuk sinteronnya sama kayak Tersanjung, jadi aku tahu ini angkatan berapa ahahhahah.
    Yang aku tahu tentang Vietnam, itu cuma 1. Nama mereka identik dengan kata “Nguyen”. Nama yang nggak kalah falimiarnya kayak di Indonesia misalnya “Ahmad/ Muhammad” hahahhahahha

    Disukai oleh 1 orang

  2. 1. Cewek2 Vietnam selain pakaiannya modis, kalau naik motor ga kalah modisnya, meskipun tetep ngebut ga karu2an. 2. Orang2 di HCMC sukanya nongkrong di bangku2 kecil pinggir jalan sambil makan Pho di mangkok besar. Aku dulu sampai heran bangkunya kecil banget tapi berasa akrabnya ya mereka sambil ngobrol sambil makan Pho gitu. 3. Kalau mereka minum2 Bir (atau minuman beralkohol lainnya) camilannya adalah buah. Selalu kutemui seperti itu, kalau lagi kumpul2, trus mereka ngeBir, pasti camilannya buah. 4. Penjual gorengan ada di mana2. Aku suka bagian penjual gorengan ini, karena gorengan yg dijual beberapa dagingnya babi, enak cium2 aroma yg digoreng maupun yg dipanggang hehe. Tapi aku pernah beli ikan asin dan jagung rebusnya enak. 5. Sepeda motor d HCMC banyak yg modelnya kuno dan jadul. Kalau di Indonesia semacam sepeda motor bebek merah jaman dulu kala haha. Itu 5 tambahan yg aku ingat. Kangen HCMC jadinya.

    Disukai oleh 1 orang

  3. Waktu sampai di Ho Chi Minh City aku tak banyak berharap di kota ini. Maklum kesannya cuma wisata sejarah dan itupun kebanyakan tentang peperangan dan dunianya sedih. Tapi setelah jalan-jalan di dalamnya Ternyata banyak dari Ho Chi Minh City yang bisa ditangani hingga saat ini. Malah pengen balik lagi 🙂

    Disukai oleh 1 orang

  4. Cewek Vietnam kurus-kurus, ini persis kayak waktu aku ke Bangkok, ngelihatin baju manis dan berharap bisa make, eh mbak penjaganya dengan terus terang bilang, “Ini gak bakal muat di kamu.”

    *main pasir di pojokan*

    Aku kok jadi tertarik ya ke Vietnam setelah baca-baca postingan kamu. :)))

    Disukai oleh 1 orang

  5. hahaha awas ya mas Nasir gak usah ngebongkar angkatan nanti pasaran Pink turun, iya banyak banget yg pake nguyen tp beda pelafalan dan hurufnya kalo diperhatikan seksama artinya jg beda2 sih

    Suka

  6. rasanya keunikan di Vietnam tidak jauh berbeda dengan di Indonesia. Saya tertarik dengan adanya kedai kopi di mana mana karena saya sangat suka kopi, apalagi di Vietnam banyak cewek cantik jadi saya tertarik untuk pergi ke sana :v

    Disukai oleh 1 orang

  7. wah,,,seru yah miss pink..bisa main ke taman.Eh ngomong-ngomong waktu miss pink ke taman sakit hati gak? kan kata miss pink bilang yang jomblo pasti sakit hati datang ke sana hehehehe,,kan miss pink sendirian datang ke sana jadi sedikit nyesek mungkin hehehe ^^

    Suka

  8. i wonder, good travelling pink
    yang buat tertarik itu kopinya loh, karena saya suka koppi bolehlah ngerasain kopinya vietnam apalagi kalau tempatnya mendukung. di taman kayaknya bagus jadi tempat hunting bareng temen teryata orang vietnam suka ngumpul-ngumpul juga ya senam bareng terus ada tempat bermain lagi cocok untuk paket sekeluarga.
    terimakasih miss pink udah berbagi, ditunggu perjalanan menakjubkan lainnya

    Suka

  9. wah that is great pink traveller** Andai yang jualan kopi di Indonesia kayak di Vietnam pasti banyak turing yang berminat ke Indonesia. Tamannya sangat menarik, ada tempat permainan anak- anak. Making sering deh kumpul sama keluarga^^ 🙂

    Suka

  10. Wah ternyata tempat menarik di vietnam lebih banyak dari apa yang saya tahu. Pasti enak banget tuh liburan ke sana. Dri foto2&cerita2 miss pink saya jd ngebayangin untk kesana. Asyik deh kyknya. Miss pink disana tempat menarik yg berbau history vietmannya bagus” gaa?

    Disukai oleh 1 orang

  11. wanita asia mesti cantik dan langsing, tapi kenapa aku tidak ya hehe, senangnya mbak bisa ke Vietnam, sebut nama ku di sana mbak biar bisa menginjakkan kaki ke sana

    Suka

  12. itu cuma ada di FTV mas, udah berapa jurus tak keluarkan belum berhasil juga ngegebet anak horang kayah yg bego, apa aku musti pura2 jadi tukang jamu atau gorengan?, aku generasi milenial mas gak kenal TV kenalnya youtube

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s