Beranda · TIPS

Memilih Outfit Untuk Traveling

dscn2551
Pink di Love Locked Penang Hill Georgetown Penang

Kalau mau traveling persiapannya sekarang bukan cuma beli tiket pesawat atau booking hostel saja tetapi juga heboh mikirin outfit apa yang akan di pake selagi traveling. Sejak instagram mulai ngehits, banyak traveler memakai outfit yang keren untuk berfoto di tempat-tempat wisata incaran mereka.

Menurut gue sih patut diapresiasi jika traveler mempersiapkan outfit mereka dengan baik karena pergi ke destinasi impian itu biaya dan usahanya tidak murah dan mudah sehingga perlu mengambil foto yang kece, jangan sampai nyesel pas udah pulang nggak punya foto diri buat di upload pamerin di socmed.

Gue salut sama beberapa temen gue yang tergabung dalam grup #BPJS (Bujet Promo Jiwa Sosialita) yang kalau traveling bener-bener total mempersiapkan outfit mereka sehingga hasil foto-foto mereka benar-benar cetar membahana. Pas diskusi soal outfit, duh asli mereka heboh dan seru banget, gue sampai mangap-mangap dan kadang ikutan jadi heboh ngasih ide hahaha.

img_20160124_091447
Miera Pelangi, pentolan grup #BPJS di Kampung Arab Al-Munawar Palembang
img_20160124_094405
Pink di Kampung Arab Al-Munawar

Berhubung gue traveling cuma membawa backpack 25 liter, jadilah gue harus pilah-pilih baju, alas kaki dan asesoris yang bisa muat di dalam backpack karena keterbatasan jumlah bagasi, maklum gue pengguna setia low budget airline macam Air Asia yang berat bagasi kabinnya dibatasi cuma 7 kilo.

“Traveling boleh murah tapi foto-fotonya haruslah mewah” hahaha.

Maksudnya orang lain nggak perlu tahu kalau budget traveling gue itu murah, pokoknya pas difoto kelihatan sumringah padahal behind the scene nya berdarah-darah.

thumb207996
Bawalah dedek Pink kemanapun abang pergi (Mural Art Penang)

Dalam memilih outfit untuk traveling gue mempertimbangkan beberapa hal yang intinya gue nggak mau repot tapi tetap ingin tampil modis difoto #Pinkbanyakmaunya.

Beberapa hal inilah yang gue pertimbangkan saat memilih outfit yang akan dibawa untuk traveling

1.Bobotnya Ringan

Penting banget pilih baju dan alas kaki semisal sepatu atau sendal yang ringan karena bagasi terbatas dan juga nggak mau memanggul backpack yang berat di punggung. Termasuk pas traveling saat winter, gue juga memilih jaket dan sepatu booth yang lumayan ringan karena akan memakan space yang cukup besar jika membawa yang berat. Gue nggak bisa membayangkan saat winter yang dinginnya bikin pipi perih dan tangan kebas harus memanggul backpack yang berat.

2. Nyaman dan Menyerap Keringat

Kebanyakan gue itu jalan kaki atau naik transportasi umum ketika mengeksplore suatu tempat sehingga menyebabkan gue gampang keringetan oleh karena itu bahan baju yang gue suka itu adalah katun karena menyerap keringat. Selain itu gue pilih baju yang simple modelnya tanpa banyak asesoris yang nempel di baju. Kalau untuk alas kaki gue lebih nyaman pakai sendal jepit, triknya pas difoto kakinya nggak usah diambil meskipun kadang khilaf juga hehehe.

3. Tidak Gampang Kusut

Gue punya temen yang kalau sedang traveling membawa setrikaan #rajinbanget karena tidak ingin baju terlihat kusut. Buat gue bawa setrika saat traveling sangat merepotkan disamping berat juga walaupun sudah ada jenis setrika mini untuk traveling tapi gue tetap malas kalau harus bawa setrika.

Supaya tak repot, gue bawa baju yang anti badai eh nggak gampang kusut karena baju tersebut akan digulung di backpack bukan dilipat. Sebelum packing pikirkan lagi baju yang dipilih bahannya gampang kusut atau tidak. Sekarang setiap gue belanja baju salah satu syaratnya pas milih di toko yang nggak gampang kusut karena akan dipakai untuk keperluan traveling.

4. Warna-Warna Netral

Sebelum gue berubah jadi Pink, gue suka bawa baju yang warna-warni dan itu pernah jadi kacau banget saat semua baju musti dicuci di hostel lalu menyisakan baju bersih yang warnanya tabrakan banget yaitu celana panjang warna kuning, baju kaos warna hijau dan kerudung warna biru toska. Gue terpaksa pake baju tersebut buat jalan-jalan di Penang. Alhasil karena ajaibnya penampilan gue membuat pemilik toko pashmina, pria muda tampan keturunan India mengajak gue dinner, rupanya dia terpesona akan penampilan gue hahaha.

Sejak saat itu gue jadi lebih aware sama warna baju agar mudah di matching antara satu baju dengan baju yang lain. Setelah gue berubah jadi power ranger Pink Traveler perkara outfit jadi lebih simple, gampang dan murah. Gue cukup bawa kerudung pink beberapa helai saja dipadukan dengan baju pink yang juga bawa beberapa helai. Difoto akan tampak cuma warna pink saja, model bajunya nggak usah dipikirin karena orang yang lihat nggak bakal ngeh kalau cuma pakai baju yang itu lagi, itu lagi hahaha.

Warna-warna netral memudahkan padu dan padan baju, selain pink gue susah lepas dari bawahan warna hitam, abu-abu dan coklat karena warna tersebut cocok untuk dipadukan dengan semua warna dan nggak kelihatan gampang kotor. Kalau pakai jeans hitam atau biru navy seminggu nggak dicuci juga nggak ketahuan kan.

5. Perhatikan Itenary dan Cuaca

Sebelum berangkat traveling buatlah itenary simple saja tak perlu detail kalau sudahΒ biasaΒ  traveling cenderung males bikin itenary, cukup di list saja tempat-tempat wajib yang ingin didatangi sisanya lihat nanti pas sudah sampai ke destinasi #ituguesekarang. Agar foto yang diambil dapat feelnya menyesuaikan dengan keindahan tempatnya, elo bisa mengira-ngira outfit apa yang cocok dipakai di tempat tsb. Jika salah outfit alias salah kostum, elo bakal merasa canggung, nggak pede atau malah tersiksa di tempat tersebut.

Gue pernah merasa nggak pede cuma pakai sendal jepit datang ke Heli Bar Saigon dimana tempatnya buat nongkrong yang beradab dan elegan, rasanya ingin badan gue menyusut berubah jadi kecil trus menghilang ke luar angkasa menjadi butiran debu planet di galaksi bimasakti.

Sementara itu temen gue pernah merasa kedinginan karena membawa jaket yang tidak proper dengan musim dan cuaca, alhasil dia tersiksa kedinginan di musim semi. Penting untuk melihat musim dan prakiraan cuaca di destinasi kita traveling agar memakai outfit yang sesuai.

6. Harganya Murah

Gue tuh orangnya ceroboh, sering ketinggalan atau kehilangan barang contohnya baru-baru ini gue ketinggalan jaket entah dimana tapi untunglah jaket tsb tidak begitu mahal jadinya nggak begitu sakit hati. Saat traveling gue menghindari membawa baju atau alas kaki yang mahal meskipun kadang-kadang tidak dapat dihindari terutama untuk sepatu biasanya harganya memang cukup mahal.

Gue takut kepikiran atau tidak tenang selama traveling memikirkan seandainya baju atau sepatu tersebut ketinggalan atau hilang. Beberapa tempat wisata terutama tempat ibadah sering mensyaratkan melepas alas kaki, nah kalo bawa sepatu yang rada mahalan dikit, pasti ketar ketir kalau-kalau sepatu kita digondol maling, lha wong sendal jepit dipake ke Masjid saja sering hilang apalagi sepatu. Biasanya gue bawa kantong kresek buat nyimpen sepatu yang diletakkan di dalam backpack biar nggak hilang agar pulangnya bisa tetap pakai sepatu dan nggak nyeker karena sepatu hilang.

Agar menikmati perjalanan tanpa kepikiran kalau ketinggalan atau kehilangan barang, gue memilih membawa baju-baju dan alas kaki yang murah meriah tapi nyaman dipake. Tenang aja orang nggak bakal tahu kok kalo barang yang kita pake itu murah pas difoto kalau kita pandai mix and match outfit yang kita bawa.

“Penampilan keren difoto bukan mahal atau murahnya barang yang kita pake tapi bagaimana cara memakainya”.

Setiap traveler pasti punya pertimbangan masing-masing dalam memilih outfit, ini terkait dengan style dan kepribadian masing-masing traveler yang penting elo merasa nyaman dengan diri lo sendiri.

Traveling emang bikin nyandu ya dan kegiatan memilih outfit juga bagian yang menyenangkan sebelum berangkat.

Kalau elo gimana persiapan outfitnya? Bagi-bagi pengalamannya di sini.

Happy Traveling πŸ˜€

Β 

Iklan

50 tanggapan untuk “Memilih Outfit Untuk Traveling

  1. Aku juga selalu kagum lho sama mereka yg nyiapin outfit khusus pas bepergian. Beneran kagum karena aku ga bisa seperti itu haha. Aku kalo bepergian baju dan jilbabnya ya itu lagi itu lagi. Ga terlalu punya banyak koleksi. Ini saja hampir 2 tahun di Belanda ga beli2 baju soalnya baju2 yg bawa dari Indonesia masih banyak stoknya. Aku soalnya tipe yg kalo baju belum perlu untuk diganti, ga akan beli.

    Disukai oleh 1 orang

  2. klo cowok mah enak mas, cuma pake kaos kutang n celana pendek jg dimaklumi, nah klo cewek nggak mungkin kan cuma pake kaos kutang apalagi kalo berhijab lebih banyak lagi baju yg musti dibawa, setiap baju satu hijab, untung skrg aku cuma pake pink jd lebih hemat

    Suka

  3. Kalo cewek jujur emang banyak banget yg dibawa. Apalagi kalo berhijab. Aku kadang mengakali itu semua dg bawa Flannel aja sama kaos yg banyak jadi kaosnya aja kdg yg ganti hauahaha apalagi kalo di gunung. Oh iya Jilbab juga mesti stok banyak sih, apalagi yg kulit kepalanya cenderung berminyak *iyuhhh kalo misal gak ganti huhuhu 😦

    Disukai oleh 1 orang

  4. BPJS (Bujet Promo Jiwa Sosialita) πŸ˜€ ha ha ha..akyu buangeeet ini…selalu nyari yang diskonan..
    Eh kamu kelihatan so cutte yang pake jilbab pink dan celana pink..suka gaya bajumu disitu..:) looks nyaman banget yaa

    Disukai oleh 1 orang

  5. hahaha BPJS itu nama genk temen2 ku yg doyan traveling dgn bujet murah tapi pinter nyari diskonan hotel, tempat wisata dll jadinya di foto2 mereka tampak seperti liburan mewah kalo nana milih baju yg simple aja mbak karena orangnya malas dandan, aku termasuk yg jarang foto diri lebih suka motoin orang

    Suka

  6. kalo traveling di tempat tropis memang lebih gampang pilih outfitnya cuma kalau berhijab tetep banyak bawaan secara biasanya cewek berhijab suka madu padankan hijab dgn warna baju

    Suka

  7. iya skrg memang banyak yang outfitnya niat banget biar difoto kece badai, kalau aku nyiapin 2 jenis saja buat pas ditempat yg emang harus foto2 dgn outfit tertentu sama tempat yg cuma fotoin pemandangan saja tanpa ada kita difoto

    Suka

  8. BW perdana nih πŸ˜€ salam kenal mba.. baru saya di duni per blog an.. hehe

    kalau saya nih sebagai cowo kalau masalah outfit liat lokasi yang saya kunjungi sih.. kalau misal naik gunung gitu .. ya seadanya wkwkwk… kalau ke spot wisata lain bisalah begaya dikit.. hihi tapi tetep lebih ribet cewe ya seperetinya masalah outfit.

    Suka

  9. BW perdana nihπŸ˜€ salam kenal mba.. baru saya di duni per blog an.. hehe

    kalau saya nih sebagai cowo kalau masalah outfit liat lokasi yang saya kunjungi sih.. kalau misal naik gunung gitu .. ya seadanya wkwkwk… kalau ke spot wisata lain bisalah begaya dikit.. hihi tapi tetep lebih ribet cewe ya seperetinya masalah outfit.

    *salah akun mau komen wkwk

    Disukai oleh 1 orang

  10. Bener bangettttt >.< ya Allah…..akutuh pernah ke puncak B29 dekat Bromo pakai jubah dan jilbab segiempat, trus sama temen aku dibilangnya 'mau naik gunung atau kondangan lu?'. Tapi saya mah cuek. Nah sampe sana foto-foto dong ya. Pada iri abis itu, wkwkwk. Apalagi jubah+jilbab warna pink, kontras sama B29 yg dominan hijau sama biru, outstanding~ hehehe

    Disukai oleh 1 orang

  11. Kalo aku celana pendek ama topi ga boleh ketinggalan mbak.. pake celana pendek biar lebih santai dan gerak lebih leluasa.. kalo topi selain melindungi dari panas biar bisa nutupin rambut yang acak2an. 😁

    Disukai oleh 1 orang

  12. Bisa dibilang gitu mbak.. cewek juga sebenarnya bisa pake yang simpel2.. tak terkecuali bagi yang berhijab.. hanya saja cewek ini terkadang pengen biar keliatan oke di kamera makanya agak ribet mbak.. kalo cowok mah bodoamat urusan foto2an.. 😁

    Disukai oleh 1 orang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s