6 Alasan Memilih Naik Kereta Api

img_3405

Merencanakan perjalanan bisa menjadi kegiatan yang menyenangkan sekaligus merepotkan buat traveler karena menghabiskan banyak waktu dan bikin senewen banget. Pasalnya gue musti memilih destinasi, merencanakan budget dan memilih alat transportasi yang tepat. Hadeuh benar-benar ngabisin energi. Untuk traveling dalam waktu seminggu, gue udah bikin planning sejak berbulan-bulan sebelumnya meskipun zodiak gue bukan Virgo hehehe.

Memilih alat transportasi ini yang sering bikin galau traveler, secara ada banyak jenis transportasi yang menawarkan banyak pilihan terutama dari segi harga dan kenyamanan sangat kompetitif antara satu dengan yang lain. Kalau gue dilema banget buat milih antara mau naik pesawat atau kereta api. Manakah yang bakal gue pilih antara naik kereta dengan harga tiket yang lebih murah ataukah naik pesawat yang sampainya lebih cepat?.

Memilih naik kereta api atau pesawat ini kayak milih mau resepsi di rumah atau di gedung #eh, tentu saja pertimbangannya tidak cukup 2 hal yaitu biaya dan waktu, tapi masih ada pertimbangan-pertimbangan lainnya.

Supaya traveler nggak galau, ada 6 hal yang bisa dijadikan pertimbangan untuk memilih naik kereta api dibandingkan naik pesawat atau moda transportasi lain

1. Budget Terbatas Namun Ingin Cepat Sampai

Kayak pengalaman gue yang pengen ke kota Malang dengan budget murah tapi nyaman, gue milih naik kereta api ekonomi dari stasiun Senen Jakarta menuju stasiun kota Malang. Jarak dari Jakarta ke kota Malang kurang lebih 850 KM, jarak yang sangat jauh menjadi tidak terasa saat naik kereta karena gue cuma leyeh-leyeh di dalam kereta, mulai dari makan, main hape, tiduran, dari sore sampai besok pagi. Bangun-bangun sambil ngucek mata, eh sudah sampe di Malang pagi hari.

Dibandingkan naik mobil, bus dan travel, untuk perjalanan jauh gue memilih naik kereta api karena lebih nyaman. Pengalaman gue naik bus nggak enak karena kondisi jalan raya di Indonesia ini banyak yang rusak dan kondisi bus yang sering mengecewakan.

Gue pernah kehilangan banyak waktu akibat bus mogok karena rusak ditengah jalan, belum lagi harus ngetem di pool menunggu penumpang penuh dan sering berhenti di tengah jalan untuk menaik-turunkan penumpang. Hal-hal seperti inilah yang membuat naik bus sulit diprediksi waktu berangkat dan sampainya. Kebanyakan naik bus waktunya jadi molor dari waktu yang dijadwalkan.

Kondisi kereta api sekarang sudah nyaman banget, bikin betah penumpang karena fasilitas dan pelayanan terus meningkat, sehingga banyak traveler memilih naik kereta api dibandingkan naik pesawat karena lebih hemat beberapa ratus ribu terutama saat peak season seperti libur Lebaran dan Tahun Baru. Untuk budget traveler yang uangnya pas-pasan, naik kereta api adalah pilihan yang paling masuk akal.

Kalau dulu naik kereta api agak ribet, gue musti datang pagi-pagi sekali untuk antri di loket bersama ratusan penumpang lainnya. Sekarang udah nggak ribet kayak dulu, traveler bisa beli online. Pesan tiket kereta api bisa menggunakan Traveloka. Gue sendiri sering bolak-balik ngecek di web Traveloka untuk mendapatkan potongan harga tiket kereta api.

Traveloka sendiri sudah dikenal luas oleh masyarakat Indonesia karena terbukti menawarkan harga tiket dan voucher akomodasi termurah. Jadi traveler nggak usah khawatir, dengan budget murah bisa traveling  lebih cepat dan nyaman dibandingkan naik bus. Cuss lah jadi pengen segera piknik naik kereta api.

2. Senang Membawa Banyak Barang

Kayak gue kalau traveling atau mudik maupun balik pasti bawaanya segonjreng banyaknya. Maklum budaya di Indonesia itu suka banget ngasih oleh-oleh dan nitip oleh-oleh, kalo bisa oleh-olehnya buat orang sekampung.

Buat elo yang terbiasa membawa banyak barang saat bepergian, tentu bakal lebih enak naik kereta api secara aturan bagasi kereta api jauh lebih fleksibel dibandingkan pesawat terbang terutama pesawat budget yang dibatasi sekitar 7 kilo saja.

Elo bisa bawa barang banyak bersama sepanjang perjalanan (tanpa terpisah bagasi khusus)  dan nggak bakal ditimbang apalagi dimarahin petugas kereta, trus bisa mengeluarkan isinya sewaktu-waktu saat perlu misalnya mau ngambil laptop atau makanan dari tas.

Dengan naik kereta, elo juga tidak akan dilarang membawa makanan dan minuman kesukaan untuk dinikmati selama perjalanan, kecuali duren ya tetep nggak boleh meskipun elo suka banget.

Selain itu, proses pemeriksaan keamanan di stasiun kereta api pun tidak seribet di bandara sampe sepatu dan ikat pinggang pun diperiksa. Jadi penumpang nggak repot musti antrian lewat mesin X-Ray, menaikkan dan menurunkan barang bawaan serta membuka ikat pinggang atau sepatu hanya untuk bisa masuk kereta.

3. Suka Melihat Pemandangan Selama Perjalanan

Ini cocok banget sama gue yang emang senang banget melihat pemandangan, makanya paling senang jika dapat tempat duduk di dekat jendela sehingga bisa melihat pemandangan dengan bebas kecuali malam hari, pemandangannya semua sama hitam pekat.

Lebih senang lagi kalau yang duduk disebelah gue cowok cakep yang manis senyumnya serta berwajah oriental kayak Lee Min Ho, waduh bisa double nih pemandangannya huahahaa. Kalau satu tempat duduk sama cowok cakep namanya rezeki, disyukuri aja.

Jika loe suka memandangi pemandangan indah sepanjang perjalanan kayak gue, tentu saja kereta api adalah moda transportasi massal yang sempurna. Pengalaman gue naik kereta ETS di Malaysia yang memuaskan karena dapat double pemandangan dengan mas bule di samping tempat duduk.

Lintasan kereta api dibangun melintasi berbagai tempat. Mulai dari pemukiman, pedesaan, perbukitan, hutan, pasar, jalan raya, bahkan tepi laut. Semua pemandangan ini siap menemani loe sepanjang perjalanan menuju destinasi. Ditambah dengan keindahan matahari terbit atau terbenam, yang suka cuci mata kayak gue, jelas akan semakin merasa dimanjakan oleh kereta api. Adek mau dimanja bang!

Udah nggak usah mikir kepanjangan buat naik kereta api, sering-sering aja pantengin web Traveloka buat lihat promo tiket kereta api ataupun sekedar melihat-lihat jadwal kereta lebih dahulu, biasanya ide untuk traveling kemana bakalan muncul.

4. Takut Ruangan Sempit

Kalau naik pesawat gerakan terbatas, nggak boleh kayang apalagi senam di dalam pesawat. Kalau kereta api masih bisa leluasa bergerak apalagi jika penumpangnya sepi bisa mondar-mandir, main manekin challenge atau kejar-kejaran sama zombie kayak di film ‘Train To Busan’, bisaaa…

img_20141229_102309
Gerbong kereta sudah senyaman ini guys

Gerbong penumpang kereta api berukuran luas. Jarak antar-bangkunya pun sangat leluasa. Selasarnya juga bisa dilalui 2 orang tanpa berhimpitan. Tentu bagi yang mengidap klaustropobia (takut ruang sempit) akan lebih senang berada di sini dibandingkan dalam pesawat terbang atau mobil yang ruangnya sangat terbatas.

Ditambah dengan jendela yang menawarkan pemandangan yang lebih bervariasi, loe tau kan kalo pesawat pemandangannya itu-itu aja, didominasi awan putih dan biru kadang-kadang.  Perjalanan dalam kereta jelas sangat melegakan untuk elo yang mudah merasa cemas dan stress di ruangan sempit dalam waktu lama.

5. Menyukai Keakraban Atau Sosialisasi

Karena area kereta api lebih luas dari pesawat dan bus, maka bersosialisasi di dalam gerbong jauh lebih leluasa dibandingkan saat naik pesawat. Tempat duduk nyaman dengan kursi pada beberapa jenis kereta api bisa diputar untuk saling berhadapan dengan bangku di belakangnya. Tentu hal ini sangat menyenangkan jika traveler bepergian bersama orang dekat beramai-ramai dan ingin tetap bisa asyik mengobrol sepanjang perjalanan. Dengan ruang yang cukup luas, volume suara pun tidak harus berbisik jika ingin mengobrol.

Gue bahkan bisa santai berjalan-jalan di sepanjang gerbong jika bosan sambil memperhatikan tingkah polah penumpang lainnya sekalian modus juga buat nyari kenalan di kereta, sayang banget kan kalau ada cowok cakep yang duduk di depan atau di samping tapi dianggurin, disapa aja siapa tau dia orang lokal yang bisa kita tanyai tempat-tempat menarik di tempat yang akan kita kunjungi dan siapa tau dialah jodoh yang elo tunggu selama ini, who knows?.  Cinta bersemi dari kereta api cocok tuh jadi judul FTV wkwkwwk. Yuk pesan tiket kereta api di Traveloka gak pake ribet, apalagi sekarang udah ada aplikasinya, jadi lebih gampang pesan online lewat hape.

6. Ingin Lebih Bertualang

Perjalanan naik kereta api sebenarnya lebih menantang kayak pengalaman gue ke Bali lewat darat dengan menyatukan berbagai moda transportasi yang didominasi oleh kereta api. Sehingga, moda transportasi ini merupakan pilihan tepat bagi traveler yang ingin merasakan petualangan lebih.

img_2916
Bisa bertemu dan mengamati aktivitas manusia di stasiun

Stasiun kereta api biasanya unik dengan aktivitas penduduk lokal yang menarik untuk diamati. Naik kereta menyambung dari satu stasiun ke stasiun lain untuk mengunjungi banyak tempat memberikan sensasi petualangan yang lebih seru.

Apalagi jika kita menggunakan kereta malam untuk perjalanan jarak jauh, sembari menunggu kereta malam berjalan, traveler bisa nongkrong untuk menikmati kuliner di sekitar stasiun yang bisa menghangatkan hati eh perut traveler seperti Bakso Beranak Petualangan berikutnya adalah saat gue naik kereta ekonomi dalam kota pada jam ramai, musti desak-desakan dan cepet-cepetan naik ke kereta supaya nggak ketinggalan. Itulah petualangan seru menikmati keramaian di atas kereta api.

Inilah 6 alasan gue dalam mempertimbangkan untuk memilih naik kereta sebagai moda transportasi untuk berpetualang karena kelebihan dan keuntungannya yang banyak dibandingkan moda transportasi lain.

Nah itu pengalaman gue, kalo elo sendiri apa sih yang menjadi alasan mau naik kereta api?, share dong di kolom komentar?

Happy Traveling 🙂

Iklan

34 thoughts on “6 Alasan Memilih Naik Kereta Api

  1. Iwan Tantomi 24 Februari 2017 / 4:04 pm

    Lebih murah, nggak pakek macet, nggak lewat jeglongan (bahasa Jawa: lubang jalan) atau gundukan (red. polisi tidur). Terus makin seneng kalo sebelahnya mbak-mbak manes, ehm.

    Disukai oleh 1 orang

  2. momo taro 24 Februari 2017 / 4:21 pm

    No. 1… aku banget. Hehe

    Disukai oleh 1 orang

  3. Hafidh Frian 24 Februari 2017 / 7:41 pm

    Yup kurang lebih begitu. Aku suka banget naik kereta karena bisa bawa sepeda lipatku dan cepet sampai tujuan.

    Disukai oleh 1 orang

  4. Pink Traveler 24 Februari 2017 / 7:47 pm

    Tapi msh mendingan mas dibandingkan sm lorong pesawat, ada harga ada rupa, kan ekonomi huahaha semoga nanti service PT KAI lebih baik lg

    Suka

  5. Pink Traveler 24 Februari 2017 / 7:48 pm

    Aku suka klo waktunya banyak plus gak punya banyak duit ya naik kereta

    Disukai oleh 1 orang

  6. Pink Traveler 25 Februari 2017 / 8:40 am

    Iya kalo lagi bokek tp pingin piknik naik kereta asal waktunya agak selow

    Disukai oleh 1 orang

  7. Pink Traveler 25 Februari 2017 / 8:41 am

    Asyiik, aku suka naik kereta sejak kecil Tom sampe skrg memang lbh senang naik kereta apalagi klo keliling Jawa

    Suka

  8. bangharlen 25 Februari 2017 / 3:07 pm

    Di pulau jawa mah rata2 semua tempat udah bisa diakses ama kereta api kak..

    Kalo di sumatera mah belum semua wilayah bisa dijangkau kereta api..

    Jadi sedih.. hikss

    Suka

  9. Frany Fatmaningrum 25 Februari 2017 / 11:44 pm

    Menarik infonya. Saya baru sekali naik kereta argo parahyangan. Selain itu commuter lain.

    Disukai oleh 1 orang

  10. iyoskusuma 26 Februari 2017 / 8:05 am

    Wah, Kak Ina klaustrofobia ternyata. Keebayang gimana rasanya jadi orang yang takut di ruangan sempit, dan ada di udara pula..

    Saya selalu bosan dan gelisah kalau naik pesawat. Walau ada majalah atau monitor kecil untuk hiburan ya. Entah. Ga bisa ke mana-mana. Hampr ga ada interaksi sama orang. Kemungkinan untuk bisa ngobrol santai sama orang di bangku sebelah ga sebesar di kereta ya.

    Sensasi liburan lebih kerasa kalo naik kereta. Mungkin karena dulu pertama kenal liburan (liburan sendiri tanpa keluarga) itu naik kereta ya, jadi kalo sekarang naik kereta jarak jauh, punya kesan sendiri 🙂

    Disukai oleh 1 orang

  11. Inayah 26 Februari 2017 / 11:38 am

    kalau di sumatera keretanya kayak gimana, cerita dong kaak

    Disukai oleh 1 orang

  12. Pink Traveler 26 Februari 2017 / 12:14 pm

    Kereta di Jawa lebih bersih, penumpang di Sumatera lebih sedikit dibandingkan di Jawa, ketertiban kereta menang Jawa. Di Sumatera jalur kereta gantian sama babaranjang (kereta pengangkut batubara) sehingga naik kereta bisa cepat atau lambat tergantung babaranjang

    Suka

  13. Pink Traveler 26 Februari 2017 / 12:19 pm

    Aku gak klaustrofobia cuma rada cemas klo di pesawat apalagi pernah sampe satu jam pesawat gak berangkat muter2 di landasan dan berhenti di landasan trus AC jg gak kerasa jadi rasa pengen minta keluar takut kenapa2, makanya aku lbh suka naik kereta karena sejak kecil jalan2 sama bapak ya naik kereta api karena mabuk darat naik bus atau mobil travel

    Disukai oleh 1 orang

  14. Pink Traveler 26 Februari 2017 / 12:21 pm

    Aku suka naik Argo Parahyangan pemandangan dr kereta cakep banget ya

    Disukai oleh 1 orang

  15. Deddy Huang 26 Februari 2017 / 5:51 pm

    Aku baru beberapo kali naek kereta. Kalo untuk rute jauh lumayan enak.

    Disukai oleh 1 orang

  16. Pink Traveler 26 Februari 2017 / 8:25 pm

    Iya ded naik kereta enak untuk rute jauh dan tidak dikejar waktu

    Suka

  17. Avant Garde 27 Februari 2017 / 12:24 pm

    tetap ya, alasannya biar bisa tanya2 sm cowo hahaha… emang sih, orang di kereta lebih welcome ketimbang di pesawat

    Disukai oleh 1 orang

  18. Pink Traveler 27 Februari 2017 / 3:03 pm

    Di kereta bisa makan snack sambil nawarin dan ngajak ngobrol yg duduk di depan atau samping kita, karena perjalanan panjang memungkinkan untuk ngobrol lebih banyak

    Disukai oleh 1 orang

  19. Alid Abdul 27 Februari 2017 / 4:01 pm

    Kakak berapa kali naik kereta di Indonesia? Selain kelas Eksekutif, kereta ekonomi dan bisnis KAI itu nggak ada nyamannya sama sekali. Tempat duduknya begitu menyiksa. Yah mungkin karena kakaknya jarang-jarang naik kereta di Indonesia jadi ya begitu excited naik kereta api kelas ekonomi jurusan Jakarta-Malang. Aku sih ogah!

    Disukai oleh 1 orang

  20. Pink Traveler 27 Februari 2017 / 4:13 pm

    Sering mas Alid tp naik kereta ekonomi di Sumatera, klo di Jawa baru JKT-Malang sm Jkt-Bandung, naik ekonomi kok kebanyakan malah eksekutif baru sekali

    Suka

  21. Alid Abdul 27 Februari 2017 / 4:14 pm

    Huwikkkk… Kelas Ekonomi dan Kelas Bisnis nggak sehat buat tubuh. Sandarannya mengerikan!

    Disukai oleh 1 orang

  22. Pink Traveler 27 Februari 2017 / 6:13 pm

    Aku biasa susah mas jadi santai saja hahaha

    Suka

  23. Fajrin Herris 2 Maret 2017 / 11:10 am

    Lebih murah,Nyaman dan Tepat waktu juga mbak sampai nya kalau naik Kereta. Aku kemarin dari Jakarta – Surabaya naik kereta, kereta ny juga sekarang sudah nyaman tidak seperti dulu ada pedagang yg masuk dan tidur dilantai..

    Disukai oleh 1 orang

  24. Pink Traveler 2 Maret 2017 / 1:23 pm

    Iya aku lebih suka naik kereta daripada naik pesawat, berhubung waktu terbatas ya jadi milih pesawat

    Suka

  25. maswar 3 Maret 2017 / 7:53 am

    Boleh dicoba kapan kapan, aku jarang banget pegi pegi naik kereta

    Disukai oleh 1 orang

  26. Pink Traveler 3 Maret 2017 / 9:31 am

    Naik kereta asyik kok kalo kita lagi gak buru2 dan budget terbatas

    Suka

  27. matrassilat 8 Maret 2017 / 10:39 am

    kurang suka kalo naik pesawat knp yak ? , aku lebih suka naik kereta enak aja gitu

    Disukai oleh 1 orang

  28. Pink Traveler 8 Maret 2017 / 10:44 am

    Sama, aku juga lebih suka naik kereta, naik pesawat kalo dikejar waktu biar cepat kalo lowong enak naik kereta api

    Suka

  29. Yopie Pangkey 3 Mei 2017 / 12:44 pm

    Paling takut naik kereta api itu kalau ketiduran & stasiun tujuan kelewatan, hehehe
    Untungnya belum pernah kejadian sampe sekarang. Apalagi sekarang stasiun tujuan penumpang tercatat rapi, ada petugas yang membangunkan kalau kita tidur yaa…

    Disukai oleh 1 orang

  30. Pink Traveler 5 Mei 2017 / 5:13 pm

    Iya bener bang, apalagi kalo aku orangnya juga gampang banget tidur

    Suka

  31. HAMO GEMBHUK 9 Juni 2017 / 1:35 pm

    sekarang banyak aplikasi booking tiket selain traveloka, bahkan kasih diskonx lebih lama dr traveloka…
    hehehe…

    Disukai oleh 1 orang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s