Akomodasi

3 Hostel Murah Di Bangkok

Hostel (pic source: pixabay)

Setelah urusan transportasi kelar diurus, biasanya traveler senewen urusan akomodasi. Banyak jenis pilihan akomodasi yang bisa dipilih sesuai budget dan selera, seperti menginap di hotel, hostel atau couchsurfing.

Sebagai solo traveler yang memiliki budget terbatas, tentu saja hostel adalah pilihan yang masuk akal buat gue. Setelah dua kali traveling ke Bangkok dan menginap di tiga hostel berbeda, gue menuliskan pengalaman tersebut  agar traveler yang akan  traveling  ke Bangkok mendapatkan informasi yang cukup sebelum booking hostel di berbagai website online.

Tiga hostel tersebut gue peringkat dari harga yang paling murah sampai yang paling mahal yang pernah gue pake buat nginep di Bangkok.

Perkara memilih hostel ini sudah kayak milih jodoh, ribet banget sampai bisa menghadirkan banyak drama untuk mencari yang cocok dari berbagai sisi dan primbon, halah gayamu mblo. Tidak ada jodoh hostel yang sempurna tentunya, kalaupun ada yang sempurna belum tentu mau cocok sama gue hehehe.

Nah this is it, check it out tiga hostel murah di Bangkok berikut ini:

Lobby Fun Wan Hostel
  1. Fun Wan Hostel

Harga hostel ini paling murah diantara tiga hostel yang pernah gue booking selama traveling di Bangkok. Gue mendapatkan harga 70 ribu rupiah permalam dengan lokasi di daerah happening Sukhumvit Soi 11 (Jalan 11) tak jauh dari BTS Nana. Nilai review di situs Booking.com cukup tinggi yaitu 83 dari 313 reviewer.

Awalnya gue hepi banget dapet hostel murah dengan nilai review tinggi di lokasi happening area Sukhumvit, tetapi setelah sampai di hostel dan menginap di sana, gue merasa sedikit kecewa. Gue menyalahkan diri sendiri yang dodol banget, mengapa gak browsing dulu mengenai area Sukhumvit ini.

Gue memang berhasil nginep di hostel murah, tapi lingkungan hostel ini yaitu Sukhumvit merupakan area ekspatriat sehingga semua hal menjadi mahal mengikuti kurs turis dengan uang dolar. Sebagai perbandingannya untuk laundry tanpa disetrika harga per-kilogramnya sebesar 90-150 Baht atau sekitar 35 ribuan.

Itu baru laundry, belum makanan, tempat pijat, salon dan restoran yang harganya pun selangit. Gue ngelus dada, dada sendiri, bukan dada babang Hamish sayangnya #doikinimilikRaisa.

Fun Wan hostel tidak menyediakan sarapan, duh nyesel juga waktu booking kurang teliti sampai gak gue perhatikan perkara sarapan ini, selain tidak menyediakan sarapan, hostel ini juga tidak menyediakan air  minum gratis #senenggratisan.

Sebenarnya dengan harga segitu, gue masih bisa dapat hostel yang ngasih sarapan tetapi lokasi hostel biasanya agak jauh dari stasiun BTS #murahtapibanyakmaunya.

Hostel ini terletak di dalam gang kecil dari Soi 11, di dekat cafe dan bar setelah Sevel. Gue booking female dorm isi 8 orang. Kamar di hostel ini sempit sekali sampai nggak bisa gegoleran di lantai (hobi gue ini), tapi masih bisa maksain space buat sholat itupun terbatas. Selain tempat tidur tingkat, di dalam kamar juga disediakan loker untuk menyimpan barang penting dengan kunci dan gembok yang elo bawa sendiri.

Ruang makan dan ngumpul di Fun Wan Hostel

Kebersihan hostel ini terjaga, namun yang agak mengganggu tempelan kertas peringatan untuk menjaga kebersihan banyak sekali. Toilet di tiap lantai cuma dua sehingga musti antri menggunakan toilet. Sabun dan shampoo disediakan di dalam toilet tetapi handuk tidak, kalau mau handuk silahkan sewa #duitlagi.

Kunci hostel dilengkapi dengan sensor sehingga hanya tamu hostel yang bisa masuk ke dalam hostel namun pintu kamar female dorm yang gue tempati tidak dapat dikunci, sebagai cewek tentu saja gue was-was seandainya ada cowok atau orang lain yang masuk menyelinap ke dalam kamar. Meskipun selama 5 hari menginap di hostel ini tidak terjadi hal yang buruk namun gue menyayangkan mengapa pintu kamar dorm tidak bisa dikunci sehingga gue memberikan nilai minus untuk masalah keamanan kamar.

Female dorm isi delapan orang (pic credit : http://www.Booking.com)

Makanan halal yang murah susah ditemukan di area sekitar hostel, kebanyakan yang menjual makanan halal itu berupa restoran India, Arab dan Pakistan, tetapi jika elo mau berjalan sekitar 500 meter demi makanan halal murah maka elo bisa jalan kaki menuju Soi 5, dimana setiap pagi sampai siang ada beberapa street food yang menjual makanan halal agak murah, tetapi jika malam hari yang berjualan semua restoran.

Keunggulan Fun Wan hostel ini ada pada harga yang murah di lokasi strategis, selain dekat dengan BTS Nana juga dekat dengan Mall Terminal 21, berbagai bar dan cafe.

Jika gue kembali traveling ke Bangkok maka gue nggak bakal menginap di Fun Wan hostel karena meskipun murah plus berlokasi strategis, tetapi lingkungannya mahal, sehingga untuk budget traveler dan bukan pecinta clubbing kayak gue bukanlah pilihan yang pas.

Ibaratnya gue kere tatapi punya gebetan tajir, meskipun suka tetapi beda lifestyle alias berat diongkos hahaha #curhat.

  1. Glur Hostel

Hostel ini terletak di lokasi sangat strategis yaitu di dekat BTS Saphan Taksin, di samping pusat perbelanjaan Robinson dan hotel Shangrila sehingga mudah sekali ditemukan. Untuk yang baru pertamakali ke Bangkok, sangat gue sarankan menginap di sini karena beberapa tempat wisata dekat dengan BTS Saphan taksin.

 

Glur Hostel Bangkok

Harga yang gue dapat dari website travel online untuk Glur hostel itu 90 ribu rupiah per malam untuk kamar female dorm 12 bed, namun harga bisa lebih tinggi tergantung musim liburan atau tidak. Saat gue iseng ngecek harga di bulan April (ada festival Songkran), harga satu bed kamar dorm sekitar  150 ribu rupiah.

Nilai review 8,4 untuk Glur Hostel dari 811 reviewer. Angka yang tinggi dari segitu banyaknya yang memberi review merupakan pertimbangan gue dalam memilih Glur hostel selain lokasinya yang strategis

Glur hostel dari luar tampak bukan sebuah hostel karena lantai dasarnya digunakan sebagai coffee shop. Jadi nggak usah ragu ketika elo sampai di sini, langsung masuk saja ke dalam coffee shop. Hostel ini terdiri dari beberapa lantai, sepertinya lebih dari empat lantai. Gue booking female dorm yang ternyata ada di lantai tiga.

Lantai 2 digunakan untuk common room dan pantry, sehingga makan dan sarapan dilakukan di lantai ini. Tidak ada lift di Glur hostel akan menyebabkan elo sedikit capek jika mendapatkan kamar di lantai 3 keatas terutama jika membawa koper segede gaban.

Hostel ini kebersihannya bagus, memiliki satu toilet di setiap lantai dan banyak kamar mandi di lantai 4. Jadi ketika gue mau mandi gue akan naik ke lantai 4. Setiap pagi jam 10, petugas kebersihan yang terdiri dari beberapa cowok akan membersihkan kamar mandi di lantai 4, jadi jika ingin mandi, lakukan dibawah jam 10 atau diatas jam 10 pagi.

Tipe kamar dorm di Glur hostel (pic credit: www.glurbangkok.com)

Keamanan hostel ini sangat baik, mereka memasang CCTV bahkan di dalam dormitory, sehingga jika ingin bertukar pakaian, ada kamar ganti khusus yaitu westafel di luar dorm yang dilengkapi tirai. Selain itu setiap traveler memegang kunci kamar yang berbentuk kartu dengan sensor untuk membuka pintu sehingga gue merasa aman tidur di dalam dorm.

Sarapan di Glur hostel sangat simpel, hanya ada roti tawar, susu kotak, sereal dan air panas. Sarapan self service alias buat sendiri. Kalo gue cukup membuat sereal yang dicampur dengan air panas dan susu lalu dimakan sebagai cocolan roti tawar. Susu kotak gue ambil sebagai bekal selama jalan-jalan di Bangkok #ogahrugi.

Lingkungan hostel ini sangat strategis dan crowded, di dekat hostel ada BTS Saphan Taksin, Oriental pier,  kelenteng, pasar tradisional, masjid, pasar malam, pasar kuliner, Robinson departmen Store dan hotel Sangrila. Sehingga tempat ini sangat ramai manusia dari pagi, siang sampai malam. Gue suka ambience lingkungan hostel yang ramai dan selalu “hidup”.

  1. Saphaipae Hostel

Hostel ini merupakan hostel yang paling mantap dari berbagai aspek dibandingkan dua hostel yang sudah disebutkan diatas. Tak heran jika beberapa website pemesanan hostel online memberikan nilai diatas 8 berdasarkan peringkat review dari tamu hostel yang pernah menginap di sini.

Hostel Saphaipae Bangkok

Saphaipae hostel lokasinya strategis, dekat dengan stasiun BTS Surasak dan minimarket sevel. Lingkungannya juga lebih tenang karena berdekatan dengan sekolah dan pemukiman penduduk.

UPDATE TERBARU : Saphaipae Hostel Sudah DITUTUP!!!

Gue kaget setelah dapat kabar dari temen yang baca postingan ini pas baru saja selesai diposting artikelnya katanya Saphaipae Hostel sudah ditutup sama pemerintah di sana karena masalah perijinan.

Padahal hostel ini bagus banget karena traveler dapat sarapan pagi ala buffet lho sementara harga satu bed di dorm isi 6 cuma sekitar 120 ribu rupiah. Terpaksa review tentang hostel ini gue edit padahal sangat menyenangkan menulis tentang hostel favorit ini.

RIP deh untuk Saphaipae Hostel, adakah traveler yang pernah menginap di hostel ini?

Tidak ada hostel yang sempurna, namun dengan mencari informasi yang banyak, traveler bisa mendapatkan hostel dengan harga murah tetapi fasilitasnya lebih manja.

Yuk sharing cerita pengalaman temen-temen nginep di hostel murah saat traveling.

Happy Traveling 🙂

Iklan

38 tanggapan untuk “3 Hostel Murah Di Bangkok

  1. Aku belum pernah nginep di dorm, abis klo travelling sama suami, kyny klo tidur di dorm brarti kepisah kan ga bs mesra2an ky di hotel ahahaha.. eh tp klo hotel standar disana kisaran harga brp sih, sapa tau kali2 aku ngidam mango sticky rice di Bangkok 😋

    Disukai oleh 1 orang

  2. Mungkin karena usaha hostel ini gurih banget, secara banyak wisman yang datang asal punya tempat bisa buka hostel plus pengawasan kurang masalah perijinan. Usaha maju mulailah dikulik kulik si pemilik usaha hehehe

    Disukai oleh 1 orang

  3. Hahahaha Mini Hotel seperti mili jodoh? Untung aku waktu mau milih jodoh belum kenal jalan-jalan seperti sekarang jadi tidak ikutan pusing menentukan pilihan yang cocok. Terima saja siapa yang mau hahaha

    Disukai oleh 1 orang

  4. lupa dulu dapet hostelnya sekitar 45-80rb itupun hostelnya lumayan serem karena lokasinya masuk ke dalam gang yang di sepanjang jalannya banya orang mabok..

    Disukai oleh 1 orang

  5. wah, sayang amat, yang paling bagus malah udah tutup.

    hm, dulu pernah nginep di Lub-D, oke juga. lokasinya lupa yang di mana tuh namanya,kalo gak salah Silom. tapi dia ada juga yang di Siam, lebih strategis untuk ke mana-mana.. apalagi untuk belanja..haha

    Disukai oleh 1 orang

  6. Iya Lub D memang bagus n harganya lumayan sedikit lebih mahal karena lokasinya strategis banget, susah juga kak nyari kamarnya sering full book. Makasih ya kak Vira udah mampir di blog aku, seneng banget 😁

    Disukai oleh 1 orang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s