Gudang Kopi Yogya: Ketika Kopi Bertemu Fotografi

Minuman Favorit Pelanggan Gudang Kopi (Pic. credit: Ardian Kusuma)

Banyak kafe dan kedai kopi yang hadir dan bermunculan di Yogya. Setiap bulan ada saja kafe baru yang buka di Yogya. Hampir dua tahun saya tinggal di Yogya, belum semua kafe dan kedai kopi sempat saya sambangi saking banyaknya kafe dan kedai kopi di Yogya.

Karena begitu banyak kafe dan kedai kopi di Yogya, tentu saja untuk menarik minat calon pelanggan, kafe dan kedai kopi harus bersaing menawarkan sesuatu yang unik, berbeda bahkan istimewa ke pelanggan mereka.

Kafe dan kedai kopi berlomba-lomba menawarkan hal unik, berbeda dan istimewa untuk memenangkan hati pelanggan mereka. Setiap kafe dan kedai kopi memiliki konsep sendiri untuk diberikan kepada pelanggan. Ada yang menawarkan racikan kopi tertentu, tempat yang instagramable, wifi kencang hingga bisa mengunduh film di indoxxi, playlist lagu-lagu indi yang lagi hype, ruangan meeting dan coworking space yang luas, pemandangan sawah, kolam bahkan sunset.

Saya sendiri sering berganti-ganti tempat minum kopi tergantung kebutuhannya apa. Kalau ingin minum kopi racikan tertentu ke kafe A, kalau ingin ngerjain tugas kuliah yang perlu koneksi internet cepat ke kafe B dan kalau ingin nongkrong dengan teman-teman agak lama denga suasana asik ke kafe C. Belum ada satu kafe atau kedai kopi yang sama yang saya datangi sampai berkali-kali dalam sebulan.

Suatu sore, Mas Ardian mengajak teman-teman blogger di grup Ngopi Tiap Pekan mengunjungi Gudang Kopi untuk mencicipi kopi sekaligus bertemu dengan ownernya pak Hary. Saya senang sekali dengan kesempatan ini karena penasaran dengan konsep kafe Gudang Kopi yang lokasinya ada di lantai dua Toko Gudang Digital.

Saya memasuki lantai dua Toko Gudang Digital, tercium harum aroma kopi yang menyambut kedatanganku. Kemudian saya duduk bersama teman-teman dan Pak Hary di satu meja. Kita mengobrol bak teman lama yang sudah lama tidak berjumpa. Tentu saja sembari mengobrol, saya menyeruput es kopi yang disediakan di meja.

Sore yang terkenang sampai sekarang karena Pak Hary sharing pengalamannya memulai usaha toko kamera di Yogya dari nol. Beliau pindah dari Jakarta untuk merantau ke Yogyakarta, kemudian memulai usaha toko kamera. Dengan kerja keras, ketekunan dan hubungan sosial yang baik dengan banyak pihak, akhirnya Gudang Digital menjadi salah satu toko kamera terbesar di Yogya.

Es photocoffee yang saya minum terasa lebih nikmat berkali lipat seperti ada aroma perjuangan dan keikhlasan ditambahkan di dalamnya.

Starter pack yang melekat pada pengunjung kedai kopi adalah lagu-lagu indi, puisi, buku dan hujan sehingga tercipta suasana romantis dan melankolis. 

Gudang Kopi menawarkan hal yang berbeda yaitu kamera dan fotografi. Dua hal yang tidak ditawarkan oleh kafe dan kedai kopi yang lain.

Interior di dalam Gudang Kopi

Banyak foto-foto indah yang ditempel di dinding Gudang Kopi, ada keterangan di tiap foto mengenai lokasi dan nama fotografer. Terdapat juga studio untuk pemotretan di dalam ruangan multifungsi yang dapat dijadikan tempat meeting atau workshop.

Interior di dalam Gudang Kopi simpel dan minimalis dengan gaya urban industrial, terlihat jelas dari desain ruangan keseluruhan beserta pilihan kursi, meja dan lampu yang digunakan. Seperti mewakili karakter Pak Hary tampaknya.

Gaya furniture di Gudang Kopi

Menu yang pernah saya coba di Gudang Kopi yatu es photocoffee, ikan dory finger, tahu shihlin, nasi goreng kari dan nasi pedas Gudang Kopi. Semua makanan yang saya coba tersebut saya suka dan rasanya enak.

Ikan Dory Finger dan Tahu Shihlin menu favorit saya di Gudang Kopi

Paling favorit kalau ke Gudang Kopi saya akan memesan es photocoffee, yaitu es kopi susu dengan dua varian yaitu Papandayan dan Arjuno. Varian Papandayan memiliki aroma yang khas yaitu aroma wangi pandan, sementara Arjuno memiliki cita rasa kopi yang lebih kuat.

Es Photocoffee my lov

Kalau saya lebih suka Arjuno, sesuai namanya yang diambil dari nama ksatria yang memiliki kekuatan, maka cita rasa kopi yang kuat lebih cocok untuk saya karena saya pun ingin kuat menghadapi kenyataan hidup yang rasanya lebih pahit dari segelas kopi hehehe….

Kopi yang disajikan diberi label keterangan biji kopi yang digunakan dan cita rasanya

Duh jadi kepengen ngopi pagi-pagi kan, ups tapi ini lagi puasa….

Gudang Kopi tak hanya sekedar tempat ngopi-ngopi cantik tapi juga ingin merangkul beragam komunitas di Yogya agar dapat berkontribusi secara sosial di masyarakat. oleh karena itu beragam acara berbasis komunitas diadakan di Gudang Kopi. 

Saya sering mengikuti acara komunitas yang sponsornya Gudang Kopi seperti Nyetrit Bareng dan KEB. Selain itu masih banyak kegiatan yang sering diadakan di Gudang Kopi terkait dunia fotografi .

Pokokmen kalau kamu penggemar fotografi atau orang yang sedang belajar dan menekuni dunia potret memotret seperti saya, sering-seringlah berkunjung ke Gudang Kopi, mengobrol dengan baristanya yang ramah, sekaligus dapat menanyakan acara-acara fotografi yang akan diadakan di Gudang Kopi, bahkan jika Pak Hary ada di kafe, kita bisa berkenalan dan mengobrol dengannya seputar dunia fotografi.

Pada saat bulan puasa tanggal 10 Mei 2019, saya mengikuti acara Workshop How to Become Food Blogger dengan narasumber Andre Christian, beliau pemilik akun @makankeliling. Saya mendapatkan banyak ilmu yang belum saya ketahui seputar food blogging dan vlogging di acara workshop tersebut.

Mas Andre Christian (Pic. Credit: Ardian Kusuma)
Peserta workshop antusias mendengar penjelasan Mas Andre (Pic. Credit: Ardian Kusuma)

Ternyata food blogging dan vlogging tidak sesederhana yang saya pikir selama ini, prosesnya panjang seperti juga proses perjalanan kopi hingga berada di dalam cangkir yang siap kita minum.

Workshop Food Blogging di Gudang Kopi (Pic. Credit: Ardian Kusuma)

Saya merasa beruntung hadir di acara workshop Mas Andre Christian yang interaktif dan menarik. Tidak sabar rasanya ingin menerapkan hasil dari ilmu yang didapat di workshop secepat mungkin, biar konten blog dan media sosial saya tambah cakep dan follower saya juga meningkat.

Foto bareng peserta workshop dengan Pak Hary dan Mas Andre

Selain workshop tentang food blogging, Mas Aldi Resa sebagai manajer Gudang Kopi juga menceritakan kisah awal dibukanya Gudang Kopi, yaitu untuk menyediakan tempat nongkrong sembari ngopi dan berdiskusi bagi sahabat, kolega dan tamu Pak Hary yang berkunjung ke toko Gudang Digital.

Tamu dan kolega Pak Hary tidak perlu mencari tempat ngopi yang jauh seandainya ada tempat ngopi yang dekat dengan Gudang Digital. Kemudian lantai dua toko dipermak menjadi kafe Gudang Kopi sehingga menjadi tempat yang nyaman untuk diskusi sembari minum kopi.

Niat yang baik dan sederhana awalnya justru membuka peluang bisnis di dunia perkopian Indonesia.

Ketika kopi bertemu fotografi maka jadilah Gudang Kopi, sebuah kisah dimana hobi dan passion menuntunmu menemukan pengalaman baru yang menantang sekaligus menyenangkan untuk dijalani.

Selalu ada alasan bagi saya untuk kembali ke Gudang Kopi. Seperti perasaan jatuh cinta kepada orang yang sama berkali-kali. 

Kalau teman-teman ingin minum kopi sembari menikmati foto-foto indah di kafe, atau mengobrol hal receh tentang mengapa kamu masih jomblo saja sampai sekarang atau topik  berat seputar alasan Daenerys menghanguskan Kings Landing di Game of Thrones sambil menatap keramaian jalan Gejayan dari lantai dua. Gudang Kopilah tempatnya.

Ku tunggu kamu di Gudang Kopi……

Alamat Gudang Kopi: Lantai dua Toko Gudang Digital Jalan Gejayan No. 2 dekat lampu merah Gejayan

Iklan

4 comments

  1. Wah,,,kayaknya aq jg bakal nyoba tempat ini juga deh. soalnya saya bakal pindah ke yogya,,,aku boleh tanya2 kan ya sama mba ttg tempat yg asyik dyogya hehe,,salam kenal mba pinky 🙂

    Disukai oleh 1 orang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s