Beranda · Destinasi · kuliner

Menikmati Perjalanan Rasa

Tradisi munggah di Kampung Arab Almunawar Palembang

Apa yang menjadi alasan teman-teman mengunjungi suatu tempat?

Jawabannya pasti banyak sekali, ada yang tertarik karena keindahan alam, kekayaan budaya dan sejarah atau mengenang nostalgia bersama mantan yang sekarang telah menjadi pasangan atau malah bersanding dengan yang lain di pelaminan hehehe.

Kalau saya alasannya karena suka jajan dan makan-makan, maka kuliner adalah magnet terbesar untuk mengunjungi suatu tempat. Hayo tunjuk tangan siapa yang sama kayak saya?

Lanjutkan membaca “Menikmati Perjalanan Rasa”

Iklan
Beranda · kuliner

Mango Tango: Tempat Jajan Dessert Serba Mangga Di Bangkok

Mango Tango Bangkok

Life is sweets. Tulisan ini nampang gede banget di depan kios (((kios))) Mango Tango di Siam Square, warnanya kuning membuat siapapun yang lewat area ini kemungkinan besar pasti ngeliat atau aware ada tempat lucu bernama Mango Tango. Meskipun hidup tidak selalu manis karena sering dikecewakan dengan janji-janji manis (jiahahaha) tapi di Mango Tango kita akan merasakan hal yang manis di sini, karena semua minuman dan makanan yang dijual rasanya manis dan semuanya terbuat dari mangga. Lanjutkan membaca “Mango Tango: Tempat Jajan Dessert Serba Mangga Di Bangkok”

Destinasi · Hang Out · kuliner

5 Alasan Untuk Mengunjungi Pasar Papringan Temanggung

Mengunjungi pasar tradisional selalu menjadi kegiatan yang menarik buat saya, alasannya sederhana karena saya suka jajan makanan lokal dengan harga yang murah. Selain jajan, saya juga bisa cuci mata melihat sayur atau buah yang dijual di pasar yang sukses bikin ngiler. Kalau mau melihat budaya masyarakat dan hasil bumi suatu daerah, pasar tradisional juga bisa jadi pilihan untuk dikunjungi.

Saat mengikuti rangkaian famtrip dinas UMKM Provinsi Jawa Tengah, blogger dan jurnalis diajak untuk mengunjungi Pasar Papringan di desa Ngadiprono Temanggung. Itu pasar apaan ya hati saya bertanya? Apa istimewanya pasar Papringan dibandingkan pasar tradisional lainnya yang sering saya kunjungi di berbagai daerah di Indonesia?. Saya sangat penasaran karena acara mengunjungi pasar ini hukumnya wajib, bahkan rombongan kami harus check out setelah sholat shubuh dari penginapan di Dieng Wonsobo agar tidak datang terlambat ke pasar Papringan. Lanjutkan membaca “5 Alasan Untuk Mengunjungi Pasar Papringan Temanggung”

Beranda · kuliner

Pisang Aroma : Oleh-Oleh Istimewa Dari Temanggung

Ibu-ibu sedang membuat pisang aroma

Beberapa tahun yang lalu saya pernah berlibur ke Yogyakarta, sebelum balik ke Palembang, saya mampir ke toko oleh-oleh yang ada di sekitar Malioboro. Banyak jenis oleh-oleh yang dijual di toko, salah satunya pisang aroma. Selain bakpia, saya juga membeli pisang aroma karena unik dan penasaran bagaimana rasanya karena oleh-oleh yang terbuat dari pisang yang pernah saya beli itu adalah sale pisang dari Bandung dan keripik pisang dari Lampung.

Beruntung bagi saya mendapatkan undangan dari Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Propinsi Jawa Tengah untuk mengunjungi salah satu tempat pembuatan pisang aroma di Dusun Sarangan, Kecamatan Kandangan, Kabupaten Temanggung. Tidak menyangka oleh-oleh yang pernah saya beli dulu bisa dilihat secara langsung proses pembuatannya dikemudian hari. Lanjutkan membaca “Pisang Aroma : Oleh-Oleh Istimewa Dari Temanggung”

Beranda · Destinasi · kuliner · Shopping

Wangfujing Night Market Beijing: Dari Souvenir Hingga Kuliner Ekstrim

Beragam kuliner ekstrim di Wangfujing night market Beijing

Selain wisata kuliner, kegiatan paling menyenangkan saat travelling adalah belanja. Tempat belanja paling happening di kota Beijing sudah pasti di Wangfujing Street. Lokasi Wangfujing Street ini terletak di pusat kota di distrik Dongcheng. Saat berkesempatan traveling ke Beijing saya memasukkan Wangfujing Street sebagai tempat yang wajib didatangi karena saya sangat senang mengunjungi pasar entah itu beneran belanja atau hanya sekedar mengamati barang-barang yang dijual maupun interaksi diantara manusia di pasar.

Saya mengunjungi Wangfujing night market karena terinspirasi dari film Karate Kid yang dibintangi oleh Jaden Smith dan Jackie Chan, dimana ada adegan Jaden dan Mei Ying jalan-jalan ke pasar malam di Wangfujing Street dan melihat kegembiraan mereka disana. Lanjutkan membaca “Wangfujing Night Market Beijing: Dari Souvenir Hingga Kuliner Ekstrim”

Jogja · kuliner

Gudeg Bromo Gejayan Yogya: Rela Antri Sampai Tengah Malam Demi Sepiring Nasi Gudeg

Sepiring Nasi Gudeg Spesial Di Gudeg Bromo

Sepulang ngopi dan menghadiri acara diskusi buku bersama penerbit ebook Bookslife dan Windy Ariestanty di Cafe Nyata Kopi Jalan Wahid Hasyim, saya secara tiba-tiba saja berniat untuk makan Gudeg Bromo karena jalan yang dilalui untuk pulang ke kosan melewati Jalan Gejayan. Jam sudah menunjukkan pukul 11 malam, Gudeg Bromo pasti sudah buka dan dimalam Minggu saya tidak perlu takut untuk pulang lewat tengah malam karena jalanan Yogya masih ramai.

Saya tahu tentang adanya Gudeg Bromo dengan cita rasa pedas dan gurih itu setelah bercerita ke murid-murid saya yang tinggal di Yogya kalau saya tidak suka makan nasi gudeg karena rasanya yang dominan manis, sementara lidah Palembang saya ini terbiasa makan makanan pedas dan gurih. Lalu Dinno (silahkan kepoin IG nya di @dinno.prakoso ya ladies, doi ngakunya sih masih jomblo) salah satu murid saya yang sudah karatan tinggal di Jogja karena lanjut dari S1 ke S2 di Jogja (hobi banget nih anak sekolah) merekomendasikan saya untuk mencoba Gudeg Bromo di Jalan Gejayan karena tampaknya dia ingin sekali mengubah image nasi gudeg di mata saya sebagai makanan yang tidak melulu rasanya manis. Lanjutkan membaca “Gudeg Bromo Gejayan Yogya: Rela Antri Sampai Tengah Malam Demi Sepiring Nasi Gudeg”

Coffee & Cafe · Hang Out · Jogja · kuliner

English Ivy Coffee Yogyakarta: Menunggu Senja Ditemani Secangkir Kopi

Hari Sabtu sore yang hangat, seorang blogger Jogja dengan hestek hitsnya #NgopiTiapPekan alias Aqied mengajak saya dan Lidia yang juga blogger yang baru pindah ke Jogja untuk nongki manja di English Ivy Coffee karena mau icip-icip kopi di sana. Kami musti bergegas ke sana karena tidak boleh melewatkan hal istimewa di English Ivy Cofeee. Saking buru-burunya untuk mengejar โ€˜hal istimewaโ€™ tersebut kami tidak sempat makan siang, alhasil kami mampir dulu ke Olive Chicken untuk beli nasi dan ayam goreng yang musti dibungkus karena nggak cukup waktu kalau makan di Olive Chicken. Lanjutkan membaca “English Ivy Coffee Yogyakarta: Menunggu Senja Ditemani Secangkir Kopi”