Panduan Traveling Ke Bangkok Untuk Muslim

Bangkok merupakan salah satu destinasi traveling favorit orang Indonesia karena bisa puas belanja dengan harga sangat murce alias murah banget. Di tempat-tempat shopping di Bangkok loe bakalan sering ketemu orang Indonesia yang kalap belanja.

Bukan cuma belanja sih andalan pariwisata Bangkok, ada banyak hal yang ditawarkan Bangkok sebagai destinasi wisata dunia. Memang negara Thailand itu siap banget menerima turis sehingga bisa mengemas tempat wisata yang biasa menjadi hits.

Mereka tau cara jualan dan menarik pembeli untuk datang, sehingga traveler dengan latar belakang agama apapun atau malah tidak beragama, jomblo atau merid, lurus atau belok orientasi seksualnya, semua diterima di Bangkok. Yang jelas kamu nggak bakal ditanya agama loe apa atau kapan nikah? .

Baca lebih lanjut

3 Hostel Murah Di Bangkok

Hostel (pic source: pixabay)

Setelah urusan transportasi kelar diurus, biasanya traveler senewen urusan akomodasi. Banyak jenis pilihan akomodasi yang bisa dipilih sesuai budget dan selera, seperti menginap di hotel, hostel atau couchsurfing.

Sebagai solo traveler yang memiliki budget terbatas, tentu saja hostel adalah pilihan yang masuk akal buat gue. Setelah dua kali traveling ke Bangkok dan menginap di tiga hostel berbeda, gue menuliskan pengalaman tersebut  agar traveler yang akan  traveling  ke Bangkok mendapatkan informasi yang cukup sebelum booking hostel di berbagai website online. Baca lebih lanjut

Kena Scam Taxi Di Bangkok 

dscn0637
Taxi di Bangkok warnanya unyu-unyu seperti warna Pink ini

Inilah akibatnya kalau jadi orang gampangan kayak gue, iya gue emang gampangan alias gampang banget tergiur harga murah termasuk ongkos taxi seharga 100 Baht yang ditawarkan sopir taxi untuk mengantar dari Wat Pho menuju mall MBK di Siam. Setelah dua kali negosiasi harga dengan dua sopir taxi berbeda namun mentah karena mereka minta ongkos yang mahal seharga 300 Baht, paling mentok mau turun diharga 250 Baht. Di taxi ketiga gue justru dikasih harga murah 100 Baht yang membuat gue gerak cepat masuk ke dalam taxi sebelum sopir berubah pikiran.

Baca lebih lanjut

Taling Chang Floating Market Bangkok, Pengunjung Harus Siap Kecewa

IMG_20150725_101112
Cewek Penjual Som Tam (Salad Pepaya Muda Thailand) yang bening diantara keruhnya sungai di Taling Chan Floating Market

Pasar terapung adalah salah satu tempat wajib yang harus dikunjungi saat berlibur ke Bangkok, tetapi lokasi pasar terapung Damnoen Sadoek cukup jauh dari Bangkok sehingga gue mencari pasar terapung yang cukup dekat. Akhirnya gue memutuskan untuk mengunjungi Taling Chan Floating Market dengan memadukan transportasi BTS dan taxi yang berhasil mengantarkan gue sampai juga ke pasar terapung ini yang didominasi oleh jualan makanan terutama seafood, kalau pergi beramai-ramai makan seafood disini jatuhnya murah tetapi jika datang sendirian maka makan seafood disini jadinya mahal. Karena porsi makanan besar alangkah sayangnya jika makan sendirian dengan harga yang mahal.

IMG_20150725_100017
Udang dan Kepiting Akan Menggodamu, Besok Aja Dietnya Sist!
IMG_20150725_095714
Lebih enak makan rame-rame kalau sendirian kayak gue sumpah gak enak
IMG_20150725_095721
proses bakar membakar seafood
IMG_20150725_095618
contoh perahu yang jualan di sungai keruh

Gue mencoba Som Tam (salad pepaya muda) harganya 30 Bath atau 12 ribu yang dibuat oleh seorang gadis manis yang masih ABG, diatas perahunya dia meracik Som Tam dan rasa Som Tamnya enak.

IMG_20150725_101258
untung rasa Som Tamnya endess, ngobatin kecewa
IMG_20150725_095853
Penjual Som Tam ibu-ibu, tapi gue milih yang masih ABG cantik bening hehehe

 

IMG_20150725_101107
Air sungai butek alias coklat kotor
IMG_20150725_103556
kondisi pasar terapung di bawah jembatan
IMG_20150725_100333
perahu yang parkir di bawah jembatan
IMG_20150725_095909
Turis yang excited keliling sungai, mungkin di negaranya sungai ini eksotis sementara gue yang tinggal di Palembang sudah biasa melihat sungai kotor hehehe

Jujur gue kecewa mengunjungi pasar terapung ini karena lokasinya ternyata hanya diatas anak sungai kecil yang butek airnya (airnya berwarna abu-abu dan kotor kayak air comberan, hiiii….) dengan penjual diatas perahu yang tidak banyak jumlahnya, banyakan yang diatas kios yang jualan jadi kesan pasar terapungnya hilang menurut gue, duh kok bisa ya pemerintah Thailand mengemas pasar model begini menjadi tempat wisata.

IMG_20150725_103624
Narsis dulu ye, ntar dibilang hoax udah ke sini
IMG_20150725_095211
Deretan kios sebelum masuk pasar terapung
IMG_20150725_095414
Salah satu kios yang menjual makanan sejenis serabi dengan topping abon
IMG_20150725_095316
Yuk kita belah duren bang!
IMG_20150725_095401
Ada juga yang jualan barang-barang kerajinan tangan

Geregetan jadinya geregetan apa yang harus kulakukan (lirik lagu Sherina),  Ah… seandainya Kemeterian Pariwisata Indonesia bisa lebih membenahi pariwisata di negeri kita, pasti tempat wisata di Indonesia bisa lebih bagus dari sekedar pasar terapung ini. Kekecewaan gue bertambah karena gue ketinggalan tur seharga 99 Bath saja untuk naik perahu mengunjungi 3 pasar terapung lainnya yang dimulai  jam 9.30 pagi sementara gue nyampe kesini jam 9. 40 pagi beda 10 menit doang padahal. Adek kecewa Bang ke sini!

Cara menuju Taling Chang Floating Market Bangkok : naik BTS line Bang Wa stop di stasiun Bang Wa lalu lanjut ke Taling Chang distrik naik taksi yang ada di bawah stasiun, harga taxi sekitar 70 Bath atau 30 ribuan

Mall Terminal 21 Bangkok: Berasa Diajak Keliling Dunia

IMG_20150725_143945
Di depan Trem di Lantai Bertemaa Inggris

Traveling ke Bangkok tak lengkap rasanya kalau tidak berbelanja oleh-oleh. Sebelum berangkat gue browsing tempat-tempat belanja di Bangkok, salah satu mall yang menarik minat gue dari puluhan mall di Bangkok adalah Terminal 21. Jadi mall ini memiliki tema negara yang berbeda di setiap lantainya. Kalau ingatan gue tidak salah sih mall ini memiliki 7 lantai tapi hanya 4 negara yang diwakilinya yaitu Jepang, Inggris, Amerika dan Turki. Berhubung kakak Pink Traveler  belum pernah ke 4 negara tersebut maka untuk memotivasi  diri sendiri alias menghibur diri cukuplah main ke mall ini dulu.  Saat berada di lantai dengan tema Turki maka kita seolah-olah sedang berada di Grand Bazaar Istambul. Ornamen, lampu-lampu, hiasan dan display toko bertemakan khas Turki dan yang paling menarik adalah desain toiletnya gue suka banget ala-ala kerajaan negeri Aladdin.

IMG_20150725_134401
Display Dagangan Di Lantai Bertema Turki

Sementara di lantai yang bertemakan Inggris kita diajak jalan-jalan di kota London dengan hiasan khasnya yaitu trem, box telepon merah dan penjaga istana Buckingham, tentu di tempat semenarik ini kakak Pink Traveler tidak lupa selfie cantik hehehe, semoga suatu saat nanti kakak Pink bisa ke London yang asli.

IMG_20150725_144054
Kok Ya Patung yang Digandeng Kakak Pink, keciaan…
IMG_20150725_144300
Help…help …tolong keluarkan jomblo dari sini
IMG_20150725_134406
Butik-butik ala London

Paling membuat gue takjub adalah toilet di bagian yang bertemakan Jepang, sepertinya kloset toilet ini di impor langsung dari Jepang karena begitu banyak tombol yang bisa di pencet yang membuat kakak Pink yang udik ini kebingungan, tapi yang penting gue bisa dapet tombol untuk flush air ke toilet sehingga jejak si kuning made in Indonesia lenyap :0.

IMG_20150725_144434
Lantai Dengan tema Jepang
IMG_20150725_144511
Butik-butik yang menjual fashion ala Jepang

Sementara itu di lantai bertema Amerika di wakili oleh kota San Fransisco dengan jembatan Golden Gate yang terkenal itu dan yang istimewa di lantai bertema Amerika ini adalah deretan cafe atau tempat makan yang desainnya Amerika banget.

IMG_20150725_143415
Pamer belanja di lantai tema San Fransisco

Pokoknya di mall ini kita bisa puas foto-foto di spot yang instagramable dan kekinian banget. Harga-harga barang yang dijual di mall Terminal 21 ini memang cenderung lebih mahal karena produknya yang didominasi barang fashion dengan modelnya yang trendy, unik dan tidak pasaran dengan merek lokal maupun luar negeri.

IMG_20150725_134533

Kalau lapar di mall ini ada foodcourt Pier 21 di Lantai 5 yang makanannya bervariasi dengan harga terjangkau dan beberapa diantaranya ada yang halal.

Cara ke Terminal 21:  Naik BTS jalur hijau muda Mochit berhenti di stasiun Asok atau naik MRT turun di stasiun Sukhumvit

6 Alasan Memilih Bangkok Sebagai Destinasi Traveling Favorit

IMG_20150724_132628
Grand palace Bangkok

Seringnya orang bingung atau belum bisa memutuskan memilih tempat traveling yang ingin didatangi. Banyak sekali pertimbangan sebelum memutuskan, untuk itu gue menuliskan beberapa alasan mengapa Bangkok bisa menjadi destinasi pilihan untuk traveling. Semoga setelah membacanya banyak orang dapat pencerahan untuk memutuskan tempat untuk traveling berikutnya. Syukur-syukur mau ngajak kakak Pink ikut belanja #eh salah ya tapi kalo diajak beneran mau kok hehehe. Berikut gue intisarikan berdasarkan pengalaman pribadi, tenang saja kok nama dan tempat bukan kebetulan tetapi kenyataan.

1. Biaya hidup murah
Nilai kurs mata uang Baht Thailand sangat ramah terhadap rupiah sehingga Bangkok adalah pilihan yang tepat untuk berlibur karena biaya hidup di sana murah. Harga hostel atau penginapan mulai dari 50 ribuan permalam dengan kondisi yang baik dan bersih (hampir mustahil ditemukan di Indonesia). Harga makanan juga sangat terjangkau dengan uang 30 Baht atau 12 ribuan kita sudah bisa makan berat seperti Nasi Goreng, Mi Kuah, Mie Goreng atau Tom Yam di warung kaki lima. Di tambah lagi biaya transportasi murah, kita bisa memilih beragam jenis transportasi disesuaikan dengan kantong dan kenyamanan yang diinginkan. Biaya masuk tempat wisata tidak menguras kantong, memang ada yang mahal seperti tiket masuk ke Grand Palace seharga 500 B (sekitar 200 Ribuan) tetapi tiketnya terusan artinya dengan membeli satu tiket Grand Palace kita berhak mengunjungi beberapa tempat lainnya secara gratis tentu dengan batas hari penggunaan.
2. Surga belanja
Belanja, belanja dan belanja, kalau ke Bangkok kita akan sulit mencegah diri sendiri untuk tidak belanja, dimana-mana tempat belanja dan harganya murah-murah. Ada pasar terapung, pasar malam, pasar pagi, pasar kaki lima, Asiatique, Chatuchak Weekend Market (pasar terluas se Asia Tenggara) dan puluhan mall. Jangan sampai kalap belanja di Bangkok ya dan pastikan bagasimu cukup untuk menampung semua hasil belanjaanmu. Favorit gue belanja di Bangkok adalah barang=barang fashion, asesoris dan kosmetik dengan harga yang sama bahkan lebih murah bisa mendapatkan barang dengan kualitas dan model yang lebih baik. Sekedar catatan ukuran baju di Bangkok itu cenderung kecil alias banyak yang cuma muat untuk body yang tipis alias langsing karena rata-rata cewek di Bangkok itu langsing dan kurus (semangat buat dieettt).

IMG_20150725_191259
butik dan cafe dengan konsep yang unik
IMG_20150725_101112
Penjual Papaya Salad (Som Tam) di Taling Chang Floating Market

 

IMG_20150726_114727
Keramaian di Chatuchak Weekend Market
IMG_20150726_134253
Mall Siam Center di Area Siam Square

3. Cuaca yang sama dengan indonesia
Cuaca di Bangkok itu mirip dengan di Indonesia jadi kita tidak akan mengalami salah kostum ataupun harus beradaptasi terhadap perbedaan cuaca selama di sana. Bangkok itu cuacanya panas terutama di siang hari jadi siapkan topi atau payung, kacamata hitam dan krim sunblock untuk melindungimu dari sinar matahari.
4. Kulinernya enak dan bervariasi
Salah dua hal dari beberapa hal yang gue suka di Bangkok adalah kulinernya. Bangkok menawarkan wisata kuliner yang bervariasi baik dari segi menu, tempat maupun harganya. Dari jajanan pinggir jalan yang murah meriah tepi enak sampai cafe lucu, bar yang happening bahkan restoran rooftop di gedung pencakar langit dengan pemandangan kota yang spektakuler yaitu sunset dan suasana kerlap-kerlip lampu malam hari dari gedung-gedung di Bangkok, tinggal sesuaikan saja dengan budget yang dipunya. Masalah rasa jangan khawatir, makanan Thailand bisa diterima dengan mudah oleh lidah orang Indonesia karena bumbu dan bahannya banyak yang sama. Satu lagi yang penting kuliner Thailand itu rasanya enak banget, harganya murah dan variasinya banyak. Mango sticky rice, Tom Yam dan Coconut Ice Cream menjadi menu wajib untuk dicicip selama traveling ke Bangkok.

IMG_20150725_155537
Tom Yam yang lezaaat
IMG_20150726_234325
Nyobain Coconut Ice Cream itu wajib di Bangkok

5. Banyak Tempat Wisata Maupun Atraksi Wisata yang Bisa Dikunjungi
Bangkok menawarkan banyak sekali tempat wisata dan atraksi wisata yang bisa di kunjungi. Banyak sekali kuil bertebaran di kota ini mulai dari yang terkenal seperti Wat Pho dan Wat Arun (wat = Kuil) maupun yang tidak terkenal. Ada Grand Palace dan istana raja lainnya, berbagai macam museum, taman, wisata sungai dan pasar terapung, menonton Kabaret Show (biasanya lady boy yang melakukan pertunjukan), pertarungan tinju Muay Thai, Madame Tussaud dan lain sebagainya. Untuk informasi yang lengkap silahkan baca referensi dan ulasan dari http://www.tripadvisor.com

IMG_20150726_143346
Gandengan sama abang ganteng Leonardo Dicaprio
IMG_20150724_153255
Foto pake kostum tradisional Thailand di Wat Arun

6. Alat Transportasi Banyak dan Beragam
Banyak sekali alat transportasi di Bangkok mulai dari alat transportasi di air maupun di darat, pemerintahnya sangat memaksimalkan peran transportasi untuk menunjang aktivitas warganya mapun wisatawan yang berkunjing ke kota yang sering disebut land of smile ini. Untuk transportasi sungai masyarakat bisa menggunakan perahu kecil dan kapal besar menuju tempat-tempat di Bangkok yang lebih mudah dan cepat dijangkau dengan transportasi air. Kondisi dermaga untuk naik perahu atau kapal memang sederhana kebanyakan terbuat dari kayu. Sementara transportasi darat lebih beragam dan memiliki harga yang berbeda-beda tapi secara umum biaya transportasi di Bangkok itu murah. Kita bisa memilih naik ojek, tuk-tuk, songtheow, bus, taxi, MRT (kereta bawah tanah) dan BTS (sejenis monorail = kereta di atas tanah). Beberapa keunikan alat transportasi di Bangkok salah satunya adalah taxinya berwarna-warni cerah seperti pink, hijau, kuning dan biru. Selama traveling ke Bangkok gue mengandalkan naik BTS karena hampir semua tempat yang ingin gue kunjungi dilewati BTS dan lebih mudah dimengerti rutenya (jarang nyasar) karena ada keterangan dalam bahasa inggris dibandingkan naik bus dengan keterangan aksara Thailand yang keriting mirip cacing.

IMG_20150724_130426
Taksi di depan Grand Palace
IMG_20150724_120432
Naik kapal menyusuri sungai Chao Praya

 

IMG_20150725_111443
suasana di dalam BTS

Gue selalu ingin kembali ke Bangkok karena memang tempatnya membuat kangen untuk balik dan balik lagi. Enam hal diatas bisa jadi alasan kamu menjadikan Bangkok sebagai destinasi traveling berikutnya. Yuk kemasi ranselmu dan segera traveling ke Bangkok!

Terimaksih sudah baca dan tinggalkan komentar biar bisa kenalan, tak kenal maka taaruf….

Ini di Korea atau di Bangkok sih?

IMG_20150726_150033
salah satu cafe lucu yang bernuansa Korea

Waktu ngemall ke daerah Siam Square gue sengaja tidak keliling-keliling di dalam mall soalnya menurut pandangan gue secara umum semua mall itu rada mirip-mirip isinya (nyari alasan padahal gak ada duit alias bokek), paling yang membedakan antara mall yang satu dengan yang lain adalah kelas produk yang dijual apakah bermerk internasional yang mahal ataukah lokal yang lebih murah. Oleh sebab itu gue melipir menyusuri daerah di luar mall, biasanya kalau jalan tanpa rencana justru mendapatkan sesuatu yang mengejutkan salah satunya gue menemukan area bernuansa Korea di sekitar Center Point masih di kawasan Siam Square.

IMG_20150726_150154

IMG_20150727_130139
Tempat duduk kalau capek

Di kawasan ini gue menemukan kafe Hello Kitty yang pink dan imut banget (mirip gue kan ya), kafe ini mengingatkan gue akan kafe Hello Kitty di daerah Hongdae (Hongik University) yang pernah di ceritakan oleh Claudia Kaunang pada buku travel Koreanya.

IMG_20150726_145919
Hello KItty Cafe
IMG_20150726_145929
Bisa beli pernak-pernik Hello Kitty (sayang gak ada duit gue)
IMG_20150726_150120
ruko-ruko yang menjual segala macam produk Korea

Tidak hanya kafe Hello Kitty masih ada beberapa kafe cute lain yang buka disini (asyiiik..kita bisa nongkrong cantik dan manja disini tapi sayangnya cowok Thailand jarang ada yang cakep, kalaupun ketemu yang cakep pas ngomong bikin ilfil, tahulah ya bahasa Thailand itu membuat suara jadi cempreng), di tambah lagi banyak jejeran toko-toko kosmetik dan pernak-pernik Korea dengan iklan salah satu personel boyband SUJU gede di depan tokonya membuat atmosfer Koreanya kental banget, selain itu ada satu bangunan khusus yang di dalamnya terdapat butik-butik kecil yang menjual fashion Korea yang lucu dan trendi mulai dari ujung rambut sampai ujung kaki bisa di temukan disini. Produk fashion dan asesorisnya asli made in Korea dengan harga sangat terjangkau, bayangkan sepotong baju atasan lucu dan kekinian hanya seharga 40 ribuan, siapa yang tidak kalap belanja saat di Bangkok?. Jadi kalau kamu pecinta produk fashion Korea atau pengen nongkrong cantik dan selfie kekinian ala anak-anak muda Korea tapi belum bisa ke Korea karena kendala budget, kamu bisa berlibur ke Bangkok dan jalan-jalan ke area Center Point di Siam Square ini.

thumb79972
Butik-butik mungil yang menjual fashion Korea
thumb79970
Jalan masuk menuju butik-butik mungil
thumb79969
Tempat nongkrong sambil makan cemilan atau es krim
IMG_20150726_150008
ayo datang kesini cantik
IMG_20150726_150319
Kalau laper banyak yang jual cemilan

Tenang saja kalau kamu lapar dan haus di area ini banyak street food yang menjual cemilan, buah potong dan minuman lalu kamu bisa makan sambil duduk-duduk di tempat duduk yang banyak disediakan di sekitar area ini. Bangkok memang amazing dalam memanjakan wisatawannya.